Polsek Kembangan Periksa Sejumlah Saksi Terkait ASN Walkot Jakbar Gantung Diri

dutainfo.com-Jakarta: Polsek Kembangan Jakarta Barat, periksa empat orang saksi terkait Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Pemkodya Jakarta Barat, yang diduga gantung diri, Sabtu (27/6/2020).

Sebelumnya diketahui S (40), Kepala Gudang Bagian Umum Pemkodya Jakarta Barat ditemukan tewas di Gedung Parkir Lantai P2B pada Sabtu (27/6), saat ditemukan posisi gantung diri.

Belum diketahui motif nya apa, dan masih diselidiki Polsek Kembangan.
(Tim)

Penyidik Polres Jaksel Segera Serahkan Roy Kiyoshi Ke Kejaksaan

Foto: Roy Kiyoshi (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Berkas perkara sudah lengkap (P-21), atas nama tersangka Roy Kiyoshi terkait kasus dugaan penyalahgunaan narkoba, penyidik Satresnarkoba Polres Jakarta Selatan Segera Serahkan Roy pada pihak Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

“Ya benar berkas Roy Kiyoshi sudah P21, sudah tahap II kalau tidak salah dalam beberapa hari lagi, akan dilakukan tahap II penyerahan tersangka pada Kejaksaan,” ujar Kasat Narkoba Polres Jakarta Selatan Kompol Vivick Tjangkung, pada awak media, (26/6/2020).

Sementara Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan Andhi Ardhani mengatakan berkas perkara Roy Kiyoshi sudah dinyatakan lengkap (P21) oleh Jaksa yang menangani perkara tersebut.

“Sudah lengkap (P21) berkas perkara Roy Kiyoshi, dan dipastikan perkara ini siap disidangkan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan,” ungkap Andhi.

Sebelumnya diberitakan paranormal Roy Kiyoshi ditangkap polisi di rumahnya kawasan Cengkareng, Jakarta Barat Rabu (6/5) terkait penyalahgunaan narkoba.

Polisi menemukan barang bukti 21 butir psikotropika jenis dumolid dan diazepam.
(Tim)

Pegawai Kejaksaan Negeri Aceh Tamiang Diamankan BNNK Terkait Narkoba

dutainfo.com-Jakarta: Badan Narkotika Nasional Kabupaten Aceh Tamiang mengamankan oknum pegawai Kejaksaan Negeri Aceh Tamiang diduga terkait narkoba jenis sabu.

Satu pelaku diantaranya DPO pengedar narkoba.

Kepala BNNK Aceh Tamiang, AKBP Trisna Safari Yandi, SH, dalam keterangan pers nya mengatakan penangkapan dilakukan di Mess Kejaksaan Aceh Tamiang yang berada di Karang Baru.

“Ya ada dua tersangka berinisial MN (34) pegawai Kejaksaan Aceh Tamiang dan Z (30) merupakan DPO pengedar narkoba,” ujar AKBP Trisna Safari seperti dilansir lentera24.com, (25/6/2020).

Awal penangkapan bermula dari informasi bahwa DPO pengedar narkoba sering berada diwilayah Aceh Tamiang.

Penangkapan kedua tersangka dilakukan pada 12 Mei 2020 lalu sekitar pukul 18.00 WIB di Mess Kejaksaan Aceh Tamiang yang berada di Karang Baru, saat ditangkap mereka berada dalam kamar terkunci dan terpaksa dibuka paksa didalam kamar itu didapati Z dan MN serta ditemukan barang bukti narkotika jenis sabu 0,29 gram dan alat hisap (bong).

“Setelah dilakukan test urine keduanya positif menggunakan sabu,” ungkapnya.

Kami masih menunggu hasil laboratorium forensik Polda Sumut setelah selesai hasilnya akan kami limpahkan ke Kejaksaan Negeri Aceh Tamiang.

AKP Trisna juga mengatakan kasus ini kami pastikan akan berlanjut karena masalah narkoba adalah masalah kita bersama, tutupnya.
(Tim)

Akhirnya Pembacok Panit Reskrim Polsek Tambora Diringkus

Foto: Pelaku pembacok Panit Reskrim Polsek Tambora saat diamankan

dutainfo.com-Jakarta: Pelarian pembacok Panit Reskrim Polsek Tambora Ipda Gusti Ngurah Astawa, akhirnya berhasil diringkus tim Polsek Tambora, Jakarta Barat.

Pelaku berinisial FH (24), sempat buron selama 1 bulan, setelah membacok Ipda Gusti Ngurah Astawa yang sedang melerai tawuran.

“Ya benar anggota kami berhasil meringkus pelaku berinisial FH (24), warga Duri Pulo, Gambir, Jakarta Pusat, ujar Kapolsek Tambora Kompol Iver Son Manossoh SH, pada awak media, Kamis (25/6/2020).

Masih kata Kompol Iver Son, pada hari Selasa 12 Mei 2020 lalu terjadi tawuran antara kelompok pemuda Setia Kawan, Jakarta Pusat dan kelompok pemuda pangkalan bemo Tambora, Jakarta Barat di Kampung Duri Selatan, Tambora Jakarta Barat, mendapat laporan Ipda Gusti bergegas ke lokasi tawuran, dan mengalami luka bacok di punggung sebelah kanan.

“Pelaku kita amankan di rumah orang tuanya dikawasan Jakarta Pusat saat diamankan pelaku bersikap kooperatif tidak ada perlawanan,” ungkapnya.

Sementara Kanit Reskrim Polsek Tambora AKP Suparmin menambahkan saat ini pelaku telah diamankan ke Mapolsek Tambora, guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Kami juga mengecek urine pelaku dan hasilnya negatif narkoba,” kata Suparmin.
(Elw/Hdr)

Pastikan Aman Dari Wabah Corona Kejari Sabang Rapid Test

Foto: Kajari Sabang Choirun Parapat SH MH, bersama pegawai Kejari Sabang lakukan rapid test

dutainfo.com-Jakarta: Dalam rangka pencegahan penyebaran virus COVID-19, Kejaksaan Negeri Sabang melakukan rapid test, yang diikuti Kepala Kejaksaan Negeri Sabang hingga Staf dan Pegawai Kejari Sabang, pada Kamis (25/6/2020).

“Ya benar pelaksanaan rapid test ini diikuti seluruh pegawai, staf dan pimpinan Kejari Sabang ini juga instruksi dari Kejaksaan Agung RI,” ujar Kajari Sabang Choirun Parapat SH, MH pada awak media.

Masih kata Choirun, 29 orang yang menjalani rapid test terdiri dari staf, pegawai honorer dan pegawai Kejari Sabang.

“Program ini dari Kejaksaan Agung RI yang wajib dilaksanakan oleh setiap Kejaksaan di seluruh Indonesia,” ungkap Choirun.

Untuk peralatan dan perlengkapan rapid test dikirim dari Kejaksaan Agung RI, dan kita bekerjasama dengan Kadis Kesehatan guna menjalani proses rapid test.

Alhamdulilah hasilnya semua pegawai di Kejari Sabang non reaktif.

Kajari juga mengatakan pelaksanaan rapid test ini merupakan hal yang penting ditengah pandemi COVID-19, sebab hal ini dapat mendeteksi dini, pencegahan agar dilingkungan Kejari Sabang negatif dari Corona.

Lebih lanjut Choirun memaparkan, sebelum dilaksanakan rapid test oleh tenaga medis Dinkes Kota Sabang, dimulai pemeriksaan temperatur suhu badan dan cuci tangan selanjutnya pengambilan sampel darah.

“Kegiatan ini berjalan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” katanya.

Kajari juga menghimbau kepada masyarakat khususnya Kota Sabang agar tetap memperhatikan protokol kesehatan, dengan cara memakai masker, cuci tangan dengan sabun, dan tetap menjaga physical distancing, tutupnya.
(Hdr)