Polsek Tambora Jakbar Bekuk Bajing Loncat

Foto: Pelaku bajing loncat diamankan Polsek Tambora Jakbar (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Pelaku bajing loncat berinisial AR (21) dibekuk Polsek Tambora Jakarta Barat, diketahui pelaku sudah 4 kali melakukan pencurian dengan modus bajing loncat.

“Ya benar pelaku AR melakukan aksinya bersama rekan lainnya yang masih dalam pengejaran, diketahui pelaku melakukan aksinya sudah 4 kali,” ujar Kapolsek Tambora, Kompol M Faruk Rozi, Sabtu (3/4/2021).

Masih kata Kompol Faruk, penangkapan ini bermula pada Jumat (2/4), sekitar pukul 10.30 WIB, korban seorang sopir bernama Rian Gunawan bersama temannya sedang mengantar barang berupa mainan yabg diangkut dengan mobil boks.

“Saat melintas di tempat kejadian, tiba-tiba korban merasakan mobil sedang dikemudikan terguncang pada bagian belakang, Rian kemudian menghentikan mobil dan meminta rekanya Fredi untuk mengecek boks mobil,” ungkapnya.

Saat Fredi turun, ternyata gembok boks sudah terbuka, saat itu juga dia mencurigai seorang pria yang sedang lari membawa dus.

Mengetahui hal tersebut Fredi langsung teriak maling-maling, sehingga mengundang orang-orang disekitar TKP ikut mengejar pelaku.

“Disaat bersamaan ada patroli polisi dan turut mengejar pelaku AR, dan berhasil ditangkap,” kata Faruk.

Kepada polisi pelaku AR mengakui sudah melakukan pencurian sekitar satu bulan di wilayah Pasar Pagi dengan modus operandi mencongkel gembok pintu mobil boks.

Pelaku AR juga mengakui sudah empat kali menjalankan aksinya sebagai bajing loncat.

Selain menangkap pelaku AR, polisi juga menyita barang bukti satu set surat jalan, satu dus mainan dan satu gembok yang dirusak. (Tim)

Penyidik Kejaksaan Agung RI, Sita Apartemen Milik Mantan Direktur Keuangan PT Asabri

dutainfo.com-Jakarta: Lagi penyidik pada Jampidsus Kejaksaan Agung, menyita satu unit apartemen milik mantan Direktur Keuangan PT Asabri Bachtiar Efendi, apartemen itu berlokasi di Cawang, Jakarta Timur.

Penyidik menduga tersangka Bachtiar Effendi, membeli satu unit apartemen di Cawang, Jakarta Timur, dari hasil korupsi PT Asabri.

“Ya benar penyitaan dilakukan dalam rangka pengembalian kerugian negara sebesar Rp 23,71 triliun terkait kasus korupsi PT Asabri,” ujar Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus, Kejaksaan Agung RI, Febrie Adriansyah, Jumat (2/4/2021).

Masih kata Febrie, penyidik juga telah melakukan penyitaan apartemen milik Bachtiar Effendi.

“Kami tidak akan berhenti melakukan penyitaan aset milik para tersangka hingga kerugian negara tertutup,” ungkapnya.

Selain itu menurut Febrie, penyidik juga kembali menyita aset dari Benny Tjokro berupa hotel di Solo Baru, Jawa Tengah. (Tim)

Kodim 0503/JB Kerahkan 300 Personel Termasuk Mitra Jaya Bantu Pam Jumat Agung Dan Paskah

Foto: Dandim 0503/JB Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki, Kapolres Jakbar Kombes Ady Wibowo, dan Walikota Jakbar Uus Kuswanto saat apel Pengamanan Jumat Agung dan Paskah 2021.

dutainfo.com-Jakarta: Se lbanyak 300 personel gabungan TNI-Polri di Jakarta Barat melaksanakan apel kesiapan pengamanan Jumat Agung dan Paskah 2021 di Halaman Kota Tua, Jakarta Barat, Jumat (2/4/2021).

Dalam pelaksanaan pengamanan Jumat Agung dan Paskah ini sebanyak 2500 personel gabungan diterjunkan di lokasi gereja yang berada di Jakarta Barat.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut, Walikota Jakarta Barat, Uus Kuswanto, Kapolres Jakarta Barat, Kombes Pol Ady Wibowo, Dan Dandim 0503/JB, Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki.

Personel gabungan pengamanan Paskah 2021 terdiri dari TNI-Polri, Satpol PP, Mitra Jaya dan Citra Bhayangkara.

“Kegiatan pengamanan Hari Raya Paskah tahun 2021 hingga saat ini berlangsung dengan aman dan kondusif,” ujar Kombes Pol Ady Wibowo.

Kapolres Jakarta Barat, Kombes Pol Ady Wibowo, mengatakan pengamanan panjang ini kami mendapat dukungan baik dari Kodim 0503/Jakarta Barat maupun dari Pemkodya Jakarta Barat serta dukungan dari masyarakat dalam pengamanan Sampai paskah nanti.

Sehingga kami bisa mengalokasikan menentukan pengamanan yang cukup maksimal, pihaknya mendapat dukungan pengaman dari Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya/Jayakarta, yang diberikan untuk pengamanan wilayah Jakarta Barat.

“Ada sekitar 2.500 personel TNI-Polri yang diterjunkan dalam pengamanan ibadah Jumat Agung maupun Minggu Paskah,” ungkap Kombes Ady.

Kami bersama Kodim, dan unsur terkait akan melaksanakan patroli gabungan berskala besar di wilayah Jakarta Barat.

Sementara Dandim 0503/JB, Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki, mengatakan dalam pengamanan ini pihaknya juga mendapat bantuan personel dari Kodam Jaya sekitar 1 SSK dan 300 personel dari Kodim 0503/JB.

“Pengamanan ibadah Jumat Agung dan Paskah kami juga menurunkan 4 unit Kendaraan Taktis Anoa dan Panther,” ujar Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki.

Setelah melakukan apel kesiapan pengamanan Jumat Agung dan Paskah 2021, para personel gabungan melaksanakan patroli gabungan bersama mengunjungi Gereja-Gereja yang berada di Jakarta Barat. (Hdr/tim)

Polres Jakbar Dan Kodim 0503/JB Dibantu Mitra Jaya serta Citra Bhayangkara Laksanakan Apel Kesiapan Pam Jumat Agung

dutainfo.com-Jakarta: Sebanyak 300 personel gabungan TNI-Polri di Jakarta Barat melaksanakan apel kesiapan pengamanan Jumat Agung dan Paskah 2021 di Halaman Kota Tua, Jakarta Barat, Jumat (2/4/2021).

Dalam pelaksanaan pengamanan Jumat Agung dan Paskah ini sebanyak 2500 personel gabungan diterjunkan di lokasi gereja yang berada di Jakarta Barat.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut, Walikota Jakarta Barat, Uus Kuswanto, Kapolres Jakarta Barat, Kombes Pol Ady Wibowo, Dan Dandim 0503/JB, Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki.

Personel gabungan pengamanan Paskah 2021 terdiri dari TNI-Polri, Satpol PP, Mitra Jaya dan Citra Bhayangkara.

“Kegiatan pengamanan Hari Raya Paskah tahun 2021 hingga saat ini berlangsung dengan aman dan kondusif,” ujar Kombes Pol Ady Wibowo.

Kapolres Jakarta Barat, Kombes Pol Ady Wibowo, mengatakan pengamanan panjang ini kami mendapat dukungan baik dari Kodim 0503/Jakarta Barat maupun dari Pemkodya Jakarta Barat serta dukungan dari masyarakat dalam pengamanan Sampai paskah nanti.

Sehingga kami bisa mengalokasikan menentukan pengamanan yang cukup maksimal, pihaknya mendapat dukungan pengaman dari Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya/Jayakarta, yang diberikan untuk pengamanan wilayah Jakarta Barat.

“Ada sekitar 2.500 personel TNI-Polri yang diterjunkan dalam pengamanan ibadah Jumat Agung maupun Minggu Paskah,” ungkap Kombes Ady.

Kami bersama Kodim, dan unsur terkait akan melaksanakan patroli gabungan berskala besar di wilayah Jakarta Barat.

Sementara Dandim 0503/JB, Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki, mengatakan dalam pengamanan ini pihaknya juga mendapat bantuan personel dari Kodam Jaya sekitar 1 SSK dan 300 personel dari Kodim 0503/JB.

“Pengamanan ibadah Jumat Agung dan Paskah kami juga menurunkan 4 unit Kendaraan Taktis Anoa dan Panther,” ujar Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki.

Setelah melakukan apel kesiapan pengamanan Jumat Agung dan Paskah 2021, para personel gabungan melaksanakan patroli gabungan bersama mengunjungi Gereja-Gereja yang berada di Jakarta Barat. (Hdr/tim)

Dua Wanita Korban Gagal Filler Payudara Lapor Ke Polres Jakbar

dutainfo.com-Jakarta: Polres Jakarta Barat, telah menerima laporan dari dua wanita korban gagal filler payudara berinisial T dan D, pada Rabu (31/3/2021) kemarin.

Keduanya datang dengan membawa sejumlah bukti seperti foto luka pada bagian dada paska disuntik filler.

“Ya benar kami telah menerima laporan dua wanita yang mengaku menjadi korban dari kegiatan penyuntikan filler payudara yang berakibat terjadi infeksi,” ujar Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat, AKBP Teuku Arsya Khadafi, Kamis (1/4/2021).

Masih kata Arsya, hingga kini pihaknya sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku dan untuk mengembangkan jaringan ini, karena diduga korbanya cukup banyak dan sangat membahayakan masyarakat.

“Selain menerima laporan kami juga akan membuka posko pengaduan korban filler payudara di Polres Jakarta Barat, siapa sana korban yang mengalami hal serupa bisa melaporkan ke Polres Jakarta Barat,” tegasnya.

Saat ini pelaporannya terkait dengan kegiatan melakukan perbuatan tenaga kesehatan tapi tidak dilengkapi dengan ijin. Jadi saat ini kita akan cek dulu terkait dengan pelaku tersebut, kegiatan ini menyebabkan adanya infeksi di area yang disuntik filler.

Sebelumnya D mengaku mengalami infeksi pada bagian payudara di mana mengeluarkan cairan dan nanah paksa disuntikan filler oleh seseorang yang mengaku sebagai dokter.

Dirinya harus menjalani operasi payudara demi mengeluarkan cairan filler dari payudaranya paska infeksi.

(Hdr/elw)