Satresnarkoba Polres Jakbar Gagalkan Penyelundupan 100 Kg Ganja

Foto: Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Penyelundupan narkotika jenis ganja di daerah Depok, Jawa Barat, berhasil digagalkan Satuan Reserse Narkotika Polres Jakarta Barat.

“Ya benar selain itu ada dua pelaku yang ditangkap berinisial PYP (25), selaku kurir, dan DK (26), sebagai pemesan ganja, keduanya diamankan di daerah Margonda Depok, Jawa Barat pada Selasa (16/2/2021) lalu,” ungkap Kapolres Jakarta Barat, Kombes Ady Wibowo, pada awak media, Jumat (26/2/2021).

Masih kata Kombes Ady, selain mengamankan dua pelaku, petugas juga berhasil menyita barang bukti ratusan kilogram ganja yang disimpan dalam 3 drum besar.

Sementara Kanit 2 Narkoba Polres Jakarta Barat, AKP Hasolan Situmorang, mengatakan pengungkapan ini bermula informasi masyarakat, akan adanya pengiriman narkoba ke wilayah Jakarta Barat dalam jumlah besar.

Mendapat informasi tersebut kemudian anggota melakukan penyelidikan, setelah melakukan pengintaian kepada pelaku, anggota mendapat informasi akan ada transaksi di daerah Depok, Jawa Barat.

“Kedua pelaku berhasil ditangkap di lokasi transaksi, untuk menutupi aksinya, pelaku menyamarkan ratusan kilogram ganja dengan menggunakan tiga drum besar,” ungkap AKP Hasolan.

Hingga kini kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan untuk mengungkap sindikat darimana asal ratusan kilogram ganja itu. (Tim)

Koramil 04/CK, Kodim 0503/JB Bersama Tiga Pilar Gelar Ops Penegakan Perda

dutainfo.com-Jakarta: Guna mencegah penyebaran virus Covid-19, Tiga Pilar Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, menggelar Operasi Yustisi penegakan Perda ke para pengusaha kafe maupun restoran yang masih membandel dengan buka melebihi batas waktu yang ditentukan.

Dalam operasi tersebut, tiga kafe ditindak karena melebihi batas operasional bahkan masih ada yang nekat buka hingga pukul 23.30 WIB.

Danramil 04/CK, Kodim 0503/JB, Kapten Cpl Edy Moerdoko mengatakan Operasi Gabungan Tiga Pilar sesuai dengan Pergub DKI, Jakarta No 3 Tahun 2021, Tentang Pelaksanaan Perda DKI, Jakarta No 2 Tahun 2020 Tentang Penanggulangan Virus Covid-19 2019 dan Kepgub DKI, Jakarta No 19 Tahun 2021, Tentang Protokol Kesehatan pada masa PPKM Mikro.

“Kegiatan ini kita lakukan bersama TNI-Polri, dan unsur Kecamatan Cengkareng,” ujar Kapten Cpl Edy Moerdoko, Sabtu (27/2/2021).

Masih kata Danramil, untuk sasaran operasi yakni tempat usaha yang masih melayani pembeli di atas pukul 21.00 WIB dan kafe serta hiburan malam.

“Ada tiga kafe yang ditindak, dan diberikan sanksi terkait pelanggaran buka melebihi batas waktu yang ditentukan, dan dalam kegiatan operasi ini berjalan dengan aman serta lancar,” tutupnya. (Hdr/tim)

Tiga Pilar Cengkareng Jakbar, Gaungkan Program Jakarta Bermasker

dutainfo.com-Jakarta: Guna menggaungkan program Jakarta Bermasker, Tiga Pilar Cengkareng, Jakarta Barat, blusukan ke pasar mengkampanyekan pentingnya menerapkan protokol kesehatan ditengah pandemi Covid-19.

Perwira Pengawas Polsek Cengkareng Ipda Munadi menjelaskan bahwa kegiatan tersebut kami bersama tiga pilar Cengkareng, menggaungkan program Jakarta Bermasker.

“Kali ini kami mengkampanyekan tentang pentingnya menerapkan protokol kesehatan kepada para pedagang dan pengunjung pasar rawa gabus Cengkareng, Jakarta Barat,” ujar Ipda Munadi, Jumat (26/2/2021).

Bahwa kegiatan menggelorakan program Jakarta Bermasker ini merupakan sesuai dengan arahan Kapolsek Cengkareng, Kompol Egman untuk terus mendukung program Jakarta Bermasker, secara kontinyu kita edukasi kepada masyarakat tentang penggunaan masker.

Selain kita berikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menerapkan protokol kesehatan kami juga membagikan masker baik kepada pengunjung maupun pedagang pasar agar selalu higenis dan bisa untuk dipakai bergantian dalam menggunakan masker.

“Sebanyak 1000 masker kami bagikan kepada masyarakat gratis dalam kegiatan kali ini,” tutupnya. (Chand/Hdr)

Kapolri Minta Bripka CS Dipecat Dan Proses Pidana Berjalan

dutainfo.com-Jakarta: Terkait insiden penembakan yang dilakukan oknum polisi di Cengkareng, Jakarta Barat, berinisial Bripka CS, terhadap 4 korban, salah satunya diketahui anggota TNI AD, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, meneken Surat Telegram (ST), perketat pemberian senjata api ke anggota Polri.

“Ya benar, ST itu sebagai langkah antisipasi peristiwa serupa tak terjadi lagi, sekaligus guna menjaga soliditas dengan TNI yang selama ini berjalan baik,” ujar Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Argo Yuwono, pada awak media, Kamis (25/2/2021).

Surat Telegram Kapolri dengan Nomor ST/396/II/HUK.7.1./2021, dimana ST itu ditandatangani oleh Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono atas nama Kapolri.

Didalam ST itu juga, Kapolri Jenderal Pol Sigit meminta agar Bripka CS dipecat dengan tidak hormat, serta proses pidana juga harus berjalan.

Selanjutnya Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, meminta agar sinergitas TNI-Polri dapat terus ditingkatkan.

“Secara proaktif agar terus meningkatkan sinergitas antara TNI-Polri melalui kegiatan operasional terpadu, keagamaan, olahraga bersama, kolaborasi kegiatan sosial atau kemasyarakatan,” ungkap Kapolri.

Kapolri, juga menginstruksikan agar proses penggunakan senjata api bagi anggota Polri, diperketat. Hanya anggota polri yang tidak bermasalah dan memenuhi syarat yang boleh menggunakan senjata api.

“Memerintahkan para Kasatwil dan pengemban fungsi propam untuk melaksanakan koordinasi dengan satuan TNI setempat, dan Polisi Militer, guna terus mengantisipasi dan menyelesaikan perselisihan atau permasalahan antara anggota Polri dan TNI secara cepat, tepat, tuntas dan berkeadilan,” tegasnya.

Selanjutnya Kapolri juga meminta setiap Kesatuan Wilayah, agar selalu melapor apabila ada perselisihan antara anggota Polri dan TNI.

Sementara Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran, mengatakan kepada tersangka Bripka CS sudah langsung diproses dan ditemukan dua alat bukti, dan dikenakan Pasal 338 KUHP.

Insiden Penembakan itu terjadi pada Kamis (25/2/2021), pada pukul 04.00 WIB, di lokasi Kafe RM, Cengkareng, Jakarta Barat, pelaku CS menolak membayar tagihan minuman sebesar Rp 3,3 juta.

Saat dalam kondisi mabuk, tersangka Bripka CS, menembak empat orang, 3 orang tewas, sedangkan seorang lainnya tengah dirawat di Rumah Sakit.

Dalam insiden tersebut, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran, telah berkoordinasi dengan Pangdam Jaya dan Pangkostrad.

“Kami meminta maaf kepada masyarakat, keluarga korban, dan TNI AD atas kelakuan anak buah kami,” ungkap Fadil.

Kami juga akan menindak pelaku dengan tegas, akan melakukan penegakan hukum yang berkeadilan, tutupnya. (Tim)

Kapendam Jaya Sampaikan Pesan Pangdam Jaya Terkait Insiden Penembakan Di Cengkareng Jakbar

dutainfo.com-Jakarta: Terkait insiden penembakan di Cafe RM, Cengkareng, Jakarta Barat, Kapendam Jaya, Letnan Kolonel Arh Herwin BS, dalam keterangan pers, mengatakan ada beberapa pesan yang disampaikan Bapak Pangdam Jaya selaku Dangartap-1/Ibukota, Kamis (25/2/2021).

Sebelumya diketahui dalam insiden tersebut terdapat 3 orang yang ditembak oknum polisi di Cengkareng, Jakarta Barat, salah satu korban diketahui anggota TNI AD, penembakan terhadap 3 orang ini terjadi di Kafe RM Cengkareng pada Kamis (25/2) dinihari.

Pangdam Jaya melalui Kapendam Jaya, Letkol Arh Herwin BS, menyampaikan pesan dari Pangdam Jaya Mayjen TNI Dadang Abdurachman, saat memberikan keterangan pers di Mapolda Metro Jaya, Kamis (25/2), bahwa Pangdam Jaya telah memerintahkan Polisi Militer Kodam Jaya (Pomdam Jaya), untuk tetap mengawal pemeriksaan maupun penyidikan yang dilakukan oleh pihak Polda Metro Jaya, agar permasalahan ini diselasaikan secara hukum yang berkeadilan, pesan ini juga disampaikan agar satuan dibawah Kodam Jaya maupun yang ada di Jakarta tidak membuat isu-isu yang dapat merusak stabilitas keamanan di Ibukota.

“Selanjutnya Bapak Pangdam Jaya menyampaikan kedepan akan lebih diperketat untuk pelaksanaan Patroli Bersama antara Garnisun dan Polda Metro Jaya, guna mengurangi tindakan-tindakan yang merugikan nama institusi Angkatan Darat pada khususnya,” ungkap Letkol Arh Herwin BS.

Diakhir pernyataan Kapendam Jaya, Letkol Arh Herwin BS, mengatakan mungkin ini yang kami sampaikan kepada rekan-rekan baik prajurit dilapangan agar tidak terjadi sesuatu dinamika terprovokasi, kita tetap mengharapkan sinergitas TNI-Polri, demikian dan terimakasih, tutupnya.(Tim)