Dutainfo.com-Jakarta: Kapuspenkum Kejagung RI Anang Supriatna mengatakan alasan pihaknya menerima pengalihan tiga kasus dugaan korupsi dan TPPU yang melibatkan eks Jampidsus Febrie Adriansyah dari Polri, satu diantaranya merupakan oknum dari Kejaksaan Agung.
Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna menegaskan perkara eks Jampidsus Febrie bukanlah pelimpahan dari Polri, melainkan pengalihan penanganan perkara, baginya langkah ini merupakan kolaborasi penyidikan, apalagi pelaku dari internal Kejaksaan.
“Ini kan penanganannya diserahkan inilah salah satu bentuk dari pada kolaborasi kita kepada penyidik kan sama juga kebetulan yang diduga salah satunya oknum di kita gitu ada oknum,” ungkap Anang, Senin (13/7/2026).
Masih kata Anang, pihaknya telah menerima penyerahan administrasi tiga kasus dugaan korupsi yang melibatkan eks Jampidsus Febrie Adriansyah.
Eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Febrie Adriansyah ditetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang, status hukum Febrie diumumkan pada Sabtu (11/7/2026).
Eks Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah ditetapkan tersangka bersama satu pihak swasta berinisial DR, oleh pihak Polri. (**)
dutainfo.com-Jakarta: Unit Reserse Kriminal Polsek Cengkareng berhasil mengungkap kasus pencurian sepeda motor
Dalam kasus tersebut polisi mengamankan 1 orang pelaku berinisial O yang mengambil motor milik bosnya sendiri, pelaku merupakan karyawan warung jus
Berbekal laporan masyarakat dan hasil penyelidikan intensif, petugas berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor yang terjadi di Jalan Jati I RT 006/012, Kelurahan Cengkareng Timur, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.
Kapolsek Cengkareng Polres Metro Jakarta Barat AKP Rahis Fadhlillah, S.Tr.K., S.I.K., M.H. Disampingi Kasi Humas Polres Metro Jakarta Barat Akp Wisnu Wirawan, S. H dan Kanit Reskrim Polsek Cengkareng Akp Parman Gultom menjelaskan, pengungkapan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Berantas Jaya 2026, yang menjadi atensi Kapolda Metro Jaya dalam upaya menekan angka kriminalitas, khususnya kasus pencurian kendaraan bermotor.
Peristiwa pencurian terjadi pada Rabu, 10 Juni 2026, sekitar pukul 22.00 WIB.
Dalam kasus tersebut, kami berhasil mengamankan seorang tersangka berinisial O, yang ternyata merupakan karyawan dari korban.
“Kasus ini merupakan salah satu rangkaian Operasi Berantas Jaya 2026. Berkat laporan masyarakat dan kerja cepat tim opsnal Unit Reskrim Polsek Cengkareng, pelaku berhasil kami amankan beserta barang buktinya,” ujar AKP Rahis Fadhlillah, Senin, 13/7/2026
Kapolsek menjelaskan, sebelum melancarkan aksinya, tersangka memanfaatkan hubungan kedekatannya dengan korban.
Saat itu korban memarkirkan sepeda motornya di depan warung dalam kondisi setang terkunci ke arah kiri.
Pelaku kemudian berpura-pura hendak membeli barang dagangan.
Ketika korban sedang sibuk melayani pembeli lain, tersangka memanfaatkan kelengahan tersebut untuk membawa kabur sepeda motor milik korban.
Setelah menerima laporan, Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Cengkareng segera melakukan serangkaian penyelidikan hingga akhirnya berhasil melacak dan menangkap pelaku.
Polisi juga berhasil mengamankan sepeda motor milik korban yang belum sempat dijual maupun dipindahtangankan.
Dari hasil pemeriksaan sementara, tersangka mengaku nekat melakukan aksi pencurian karena alasan kebutuhan ekonomi.
Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 477 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun.
AKP Wisnu Wirawan Ia mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada, meningkatkan keamanan kendaraan, serta segera melaporkan setiap tindak pidana maupun aktivitas mencurigakan kepada pihak kepolisian agar dapat segera ditindaklanjuti.
Dutainfo.com-Jakarta: Tangis histeris pecah di ruang pelayanan Polsek Kebon Jeruk saat seorang perempuan datang melaporkan mobil kesayangannya raib pada Jumat (10/7/2026) malam.
Dengan wajah penuh kepanikan, korban tak henti berharap kendaraannya dapat ditemukan.
Namun di tengah kesedihan itu, ia sama sekali tidak menyangka bahwa hanya dalam waktu singkat, kerja cepat jajaran Unit Reskrim Polsek Kebon Jeruk berhasil mengungkap pelaku sekaligus mengembalikan mobil miliknya.
Respon cepat tersebut menjadi bukti komitmen Polsek Kebon Jeruk dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Dipimpin Kanit Reskrim AKP Ganda Jaya, S.H., M.H. bersama Panit Reskrim IPDA Tulus Dwi Widodo, S.H., M.H. dan anggota Unit Reskrim, polisi segera melakukan olah tempat kejadian perkara, mengumpulkan keterangan saksi, serta mendalami setiap petunjuk yang ada setelah menerima laporan korban.
Kapolsek Kebon Jeruk Polres Metro Jakarta Barat Kompol Nur Aqsha Ferdianto mengatakan, Dari hasil penyelidikan, polisi mengungkap bahwa aksi pencurian dilakukan secara terencana oleh pasangan suami istri, yakni A R alias AN dan A A alias TA.
Peristiwa bermula ketika TA bertamu ke rumah korban di kawasan Kedoya Selatan, Kebon Jeruk.
Saat korban mengambil tisu yang berada di dalam mobil, pelaku memperhatikan lokasi penyimpanan kunci kendaraan.
“Ketika korban lengah, pelaku mengambil kunci tersebut dan menyembunyikannya sebelum menghubungi suaminya agar mengambil kunci yang telah diletakkan di dashboard sepeda motor, ” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin, 13/7/2026
Untuk mengelabui korban, pelaku bahkan mengajak korban bersama anaknya makan di sebuah restoran cepat saji.
Saat korban berada di luar rumah, suami pelaku membawa kabur mobil Toyota Calya milik korban. Korban baru menyadari kendaraannya hilang usai selesai makan dan langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kebon Jeruk.
Berbekal kejelian penyidik saat melakukan pemeriksaan, polisi menemukan sejumlah kejanggalan dari keterangan pelaku.
kedua pelaku pun mengakui perbuatannya dan menunjukkan lokasi kendaraan yang disembunyikan.
Mobil korban berhasil diamankan dalam kondisi utuh, bersamaan dengan barang bukti lainnya berupa kunci mobil, STNK, satu unit sepeda motor yang digunakan pelaku, serta rekaman CCTV.
Keberhasilan pengungkapan kasus ini pun menghadirkan kebahagiaan yang tak mampu disembunyikan oleh korban, Aida Rachmala.
Dengan mata berkaca-kaca, ia mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya kepada jajaran Polsek Kebon Jeruk atas respon cepat yang diberikan.
“Ya Allah, terima kasih banyak sama Polsek Kebon Jeruk Jakarta Barat. Senang banget, benar-benar cepat banget. Masya Allah, cepat banget menanggapinya. Nggak nyangka secepat ini. Nggak ada satu jam sudah ketemu. Astaghfirullahaladzim, kayak mimpi banget. Ya Allah, terima kasih banyak. Benar-benar bagus kinerjanya.”
Ia juga berharap dedikasi para personel kepolisian mendapat apresiasi atas kerja keras yang telah dilakukan.
“Kerjanya harus dikasih apresiasi yang banyak. Ya ampun, luar biasa banget. Nggak bisa berkata-kata, kayak mimpi bisa secepat ini ketemu mobil. Masya Allah… terima kasih banyak, Bapak.” imbuhnya. (Tim)
Dutainfo.com-Jakarta: Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, bertemu dengan Jaksa Agung ST Burhanuddin di Kantor Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan.
Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo pastikan tidak ada masalah antara Polri dan Kejagung.
“Yang jelas saya pastikan disini apalagi kita hadirin bersama antara Bapak Jaksa Agung dan seluruh pejabat utama Adhiyaksa, saya didampingi Wakapolri dan pejabat utama Mabes Polri, tentunya kami sama-sama sepakat dan menyampaikan kepada seluruh jajaran bahwa tak ada masalah di antara 2 institusi,” ujar Kapolri, Senin (13/7/2026).
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit menyebut Polri dan Kejagung sepakat untuk terus bersilahturahmi.
“Karena kita menyadari bahwa banyak agenda-agenda program pemerintahan yang harus kita jaga, harus kita kawal, karena ini semuanya tentu harapan kita semua menjadi program yang bermanfaat untuk masyarakat yang membuat Indonesia jauh lebih baik dan tentunya itu ditentukan soliditas dan sinergitas yang lebih kuat,” kata Kapolri.
Sementara Jaksa Agung RI ST Burhanuddin mengatakan bahwa pihaknya akan terus bersinergi dengan Polri, menurutnya Kejaksaan dan Polri memiliki tujuan yang sama untuk masyarakat.
“Kita ini satu kesatuan tujuannya adalah memberi rasa aman di masyarakat, memberi satu rasa hadir di masyarakat, kami mempunyai tujuan yang sama dan kami tidak bisa dipisahkan,” ungkapnya. (Tim)
dutainfo.com-Jakarta: Pagi hingga malam, keamanan sebuah wilayah tidak hanya bergantung pada kehadiran aparat kepolisian, tetapi juga lahir dari kepedulian dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat.
Semangat itulah yang dibangun Kapolsek Cengkareng AKP H. Rahis Fadhilillah, S.Tr.K., S.I.K., M.H. saat menghadiri Rapat Forum RW Kelurahan Kapuk yang dirangkai dengan Silaturahmi Lintas Wilayah di Jalan Karya Bakti RT 08/RW 16, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Minggu (12/7/2026) malam.
Kegiatan tersebut dihadiri Lurah Kapuk M. Arif Budiman, Sekretaris Kelurahan Habib Hariri, jajaran Tiga Pilar, pengurus RW se-Kelurahan Kapuk, LMK, FKDM, tokoh agama, tokoh masyarakat, Satlinmas, Karang Taruna, serta unsur masyarakat lainnya.
Dalam kesempatan itu, AKP Rahis Fadhilillah yang baru sekitar dua pekan menjabat sebagai Kapolsek Cengkareng memperkenalkan diri sekaligus membuka ruang komunikasi yang hangat dengan seluruh peserta.
Ia menegaskan bahwa pengurus RW, aparatur wilayah, dan masyarakat merupakan mitra strategis Polri dalam menciptakan keamanan dan ketertiban di tengah wilayah Cengkareng yang luas dan memiliki dinamika cukup tinggi.
Menurutnya, keterbatasan jumlah personel kepolisian tidak menjadi hambatan apabila dibarengi dengan sinergi dan kepedulian masyarakat.
Karena itu, ia mengajak seluruh pengurus RW untuk aktif menyampaikan informasi apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas, seperti tawuran, balap liar, penyalahgunaan narkoba, maupun tindak kriminal lainnya agar dapat segera ditindaklanjuti oleh Bhabinkamtibmas maupun jajaran Polsek Cengkareng.
“Keamanan bukan hanya tugas polisi, tetapi tanggung jawab kita bersama. Kami membuka pintu selebar-lebarnya bagi masyarakat untuk berkomunikasi, memberikan masukan, maupun melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas. Dengan kolaborasi yang kuat, berbagai persoalan dapat dicegah sejak dini,” ujar AKP Rahis Fadhilillah di hadapan para peserta.
Kapolsek juga memastikan bahwa jajarannya akan terus mengintensifkan patroli di wilayah Cengkareng sebagai langkah preventif guna mencegah aksi tawuran, kejahatan jalanan, maupun gangguan keamanan lainnya.
Namun demikian, keberhasilan menjaga situasi tetap aman dan kondusif membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi dialog dan tanya jawab yang berlangsung interaktif.
Berbagai aspirasi, masukan, dan informasi dari para pengurus RW menjadi bekal penting bagi Polsek Cengkareng dalam menyusun langkah-langkah pemeliharaan keamanan yang lebih tepat sasaran.