Pelaku Hacker Ditangkap Polisi Saat Konsumsi Sabu

Foto:Para tersangka kasus narkotika saat diamankan Polsek Kalideres Jakarta Barat.

dutainfo.com-Jakarta: Polsek Kalideres Jakarta Barat berhasil mengungkap peredaran gelap narkoba. Dari hasil penangkapan, dua orang diamankan ditempat yang berbeda.

“Ya kami berhasil mengamankan dua orang yakni RRK bin GMK (36) dan APR (39),” ujar Kapolsek Kalideres Kompol Pius Ponggeng SH, pada awak media, Rabu (5/12/2018).

Sementara Kanit Reskrim Polsek Kalideres AKP Syafri Wasdar SH menambahkan, penangkapan terhadap dua orang tersangka ini berdasarkan informasi masyarakat yang mencurigai gerak-gerik tersangka.

Setelah mendapat informasi Perwira Unit Narkoba Ipda Sigit bersama tim melakukan penyelidikan dan akhirnya berhasil menangkap dua tersangka ini.

“Dari tersangka RRK kita amankan barang bukti 1 plastik klip kecil berisikan narkoba jenis sabu dengan berat 0,33 gram, satu set alat hisap, 19 butir pil psikotropika jenis Dumolid, dan 3 butir pil psikotropika jenis Riklona. Sedangkan dari tersangka APR disita sabu seberat 0,47 gram dan 3 butir pil psikotropika jenis Dumolid,” ungkap Syafri.

Masih kata AKP Syafri dari hasil keterangan yang didapat dari tersangka yang diamankan, dapat dikatakan dua orang tersangka ini merupakan hacker dan juga residivis dengan kasus yang sama.

“Kedua nya pernah ditahan dengan kasus yang sama. Kami masih mendalami terkait barang haram yang didapat oleh tersangka,” jelasnya.

Kedua nya akan dikenakan Pasal 114 ayat (1) Sub. Pasal 132 ayat (1) UURI No 35 tahun 2009 tentang narkotika dan Pasal 62 UURI No 5 tahun 1997 tentang Psikotropika. (Hdr/elw)

Danrem 052/Wkr Paparkan Wawasan Kebangsaan Diikuti 100 Peserta

Foto: Danrem 052/Wkr Kolonel Kav Agustinus Purboyo dan Dandim 0503/JB Letkol Kav Andre Henry Masengi saat kuliah umum di PT Arwana Citra Mulya.

dutainfo.com-Jakarta: Komandan Korem 052/Wijayakrama Kolonel Kav Agustinus Purboyo, kembali melaksanakan kuliah umum kepada karyawan PT Arwana Citra Mulya, Kembangan, Jakarta Barat, pada Selasa (4/12/2018), yang sebelumnya kegiatan kuliah umum juga digelar di Kampus Untar Jakarta Barat.

Kegiatan kuliah umum ini bertemakan “Wawasan Kebangsaan dan Membangun Karakter,” selain materi kepemimpinan, Danrem Kolonel Kav Agustinus Purboyo S.IP juga memberikan wawasan yang diikuti 100 peserta.

“Setiap orang bisa menjadi pemimpin, namun untuk berada di posisi tersebut, harus bisa membangun diri lebih baik dari yang lainnya,” ujar Kolonel Agustinus.

Seorang Pimpinan harus bisa jadi panutan. Dan perang yang paling besar adalah melawan diri sendiri. Untuk itulah introspeksi diri sangat diperlukan, ungkapnya.

Danrem juga menambahkan setiap karyawan wajib punya motivasi untuk bisa maju, hal ini akan berpengaruh pada kinerja yang selalu ingin jadi terbaik.

“Semua diawali dengan mimpi indah itu. Kegagalan harus dijadikan motivasi untuk keberhasilan, karena pembelajaran pasti ada hal yang negatif dan positif. Tanamkan jiwa bahwa saya hebat,” katanya.

Setelah memberikan materi, Danrem Kolonel Agustinus Purboyo memberikan kesempatan tanya jawab antara peserta dengan Danrem.

Turut hadir pada kegiatan kuliah umum yakni, Kasrem 053/Wkr Letkol Kav Soleh S.Sos, Dandim 0503/JB Letkol Kav Andre Henry Masengi, Kasi Intelrem 052/Wkr Mayor Kav Sigit, Kasi Logrem 052/Wkr Letkol Inf Wira Satria dan Kapenrem 052/Wkr Mayor Inf Nurul Huda. (Hdr/tim)

Bina Hubungan Baik Polsek Cat Kantor Koramil

Foto: Kapolsek Kebon Jeruk Kompol Marbun dan Danramil 05/Kebon Jeruk Kapten Inf Sunarjo.

dutainfo.com-Jakarta: Sebagai bentuk sinergitas TNI-Polri, Kapolsek Kebon Jeruk Kompol Marbun SH beserta Staf mendatangi Makoramil 05/Kebon Jeruk, Jakarta Barat, bertujuan untuk mengecat Kantor Koramil.

“Ya ini sebagai bentuk sinergitas antara TNI dan Polri dan juga sesuai arahan petunjuk Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi SIk MH agar selalu menjaga dan membina hubungan baik TNI-Polri,” ujar Kapolsek Kebon Jeruk Kompol Marbun SH, pada awak media, Selasa (4/12/2018).

Masih kata Kompol Marbun, kami datang dengan membawa perlengkapan cat guna mempercantik kembali bangunan Koramil yang warnanya sudah mulai pudar dan ngelotok termakan oleh waktu, panas dan hujan.

Kita juga membawa 6 kaleng cat ukuran 25 Kg, apabila kurang akan ditambah kembali hingga semua bangunan dapat di cat semua, kata Marbun.

Sementara Danramil 05/Kebon Jeruk Kapten Inf Sunarjo mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Kapolsek Kebon Jeruk dan jajarannya yang telah peduli terhadap Kantor Koramil ini.

“Atas kepedulian Polsek Kebon Jeruk terhadap Koramil 05/Kebon Jeruk maka kami mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Kapolsek dan jajaran, sehingga akan terus bersinergi dan menambah hubungan yang harmonis lagi,” tutupnya. (Hdr/Chand)

Kapolsek Tambora Apresiasi Anggota Yang Berprestasi

Foto: Kapolsek Tambora Jakarta Barat saat memberikan penghargaan bagi anggota yang berprestasi

dutainfo.com-Jakarta: Kapolsek Tambora Jakarta Barat Kompol Iver Son Manosoh SH, pimpin apel penyerahan penghargaan kepada anggota Polri dan Anggota Banpol yang berprestasi atas peranya dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, apel dilaksanakan di halaman Mapolsek Tambora Jalan TB Angke No 1 Tambora Jakarta Barat, pada Senin (3/12/2018).

Pada kesempatan itu Kapolsek Kompol Iver Son sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan anggotanya dan memberikan penghargaan tersebut kepada Aiptu Jujianto Ginaryo anggota Sabhara, Bripka Sugiyatno anggota Unit Reskrim dan Pegi Parlindungan anggota Banpol Polsubsektor Jembatan Besi.

Kapolsek juga mengucapkan terimakasih atas peran anggota Polsek Tambora saat menggagalkan pelaku pembawa sabu seberat 9,84 gram pada saat kendaraan nya dihentikan petugas, pada Minggu (25/11/2018) lalu.

Tak lupa Kompol Iver Son juga berpesan agar seluruh peserta apel yang hadir menyatakan pemberian penghargaan merupakan bentuk apresiasi yang diberikan institusi kepolisian kepada anggota yang berprestasi dan tak menutup kemungkinan pada masyarakat yang membantu tugas kepolisian.

“Kepada seluruh anggota yang lain yang memiliki prestasi kita pasti akan berikan penghargaan sebagai bentuk reward dan sebagai motivasi serta semangat dalam melaksanakan tugas ke depan lebih baik,” tutup Iver Son (Hdr/elw)

PGK Ajak Milenial Partisipatif Lawan Hoax

dutainfo.com-Jakarta: Kalangan Pemuda khususnya generasi milenial harus mampu mengisi kemerdekaan Republik Indonesia. Generasi muda harus bisa memetakan tantangan ke depan agar perjuangan pasaca-kemerdekaan dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Tantangan terberat yang harus dihadapi generasi milenial adalah bertebaran informasi bohong alias hoax. Informasi hoax bila dibiarkan bisa memprovokasi dan memecah belah persatuan dan kesatuan. Karena itu sudah semestinya generasi milenial untuk memiliki komitmen memerangi hoax.

Padahal generasi milenial bisa menjadi kelompok yang dapat membantu memerangi hoax yang bertebaran di masyarakat, mau tak mau generasi milenial harus diberikan sosialisasi akan bahaya dari penyebaran berita hoax itu sendiri.

Salah satunya dengan menggelar dialog kebangsaan milineal dengan tema “Peran Strategis Pemuda dan Mahasiswa dalam menyikapi Tahun Politik 2019”.

Ketua Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Bursah Zarnubi mengatakan untuk mengedukasi kaum milenial ini terdapat dua media pertama dengan dialog dan kedua dengan pelatihan lokakarya.

“Pertama harus dikenali dulu literasi digital itu sebagaimana fungsi, dalam mengatur aplikasi serta memberikan konten. Kita terus menerus secara masif ini kedepannya, agar mereka mengerti apa peranan literasi digital dalam membangun wawasan kebangsaan guna memperkokoh persatuan dan menjaga Pancasila,” ujar Bursah Zarnubi, pada awak media, Minggu (2/12/2018).

Agar keterbelahan ini bisa direkatkan kembali bahwa demokrasi itu ada perbedaan apalagi menjelang Pilpres.

Namun semua itu lazim terlebih kita harus menghindari hal-hal yang bersifat membelah.

Sedangkan yang kedua tambah Bursah “Dengan kegiatan seperti ini forum dialog dan harus juga digencarkan kemana-mana kaum milenial harus dilibatkan.Dengan diskusi ini dapat bertukar pikiran memperkuat literasi juga narasi,” pungkasnya.

Melalui dialog ini semua informasi mengenai kebaikan dari fungsi digital, dapat bermanfaat bagipembangunan ekonomi dan politik demokrasi.

Pantauan dutainfo.com hadir pada kegiatan tersebut yakni Adi Prayitno (pengamat politik), Hizar Ahmad Saputra Ketua Umum Himma Persis 2016-2018, Zainudin Arsyad Pemuda Alumni 212, Bursah Zarnubi Ketua Umum PGK dan Puluhan Mahasiswa dari berbagai almamater.

Sementara Adi Prayitno selaku pengamat politik menyampaikan dalam konteks dan konstelasi seperti ini kita harus mempunyai keinginan juga kepedulian seperti sifatnya partisipasi yang konvensional dan non konvensional.

“Kalau yang partisipasi konvensional itu bisa sepeti partai politik dengan menyampaikan visi misi kandidat, meminta dukungan kepada orang untuk salah satu Paslon dan seterusnya,” ujarnya.

Sedangkan non konvensional bisa dimaksimalkan oleh milenial yaitu terlibat dalam persoalan-persoalan politik, keumatan dan kebangsaan. Jadi kalau ada persoalan yang tidak baik kita harus kritis, kalau berita hoax, fitnah dan soal ujaran kebencian harus di lawan baik di suatu grup smartphone ataupun di media sosial.

Ia juga merasa aneh, hoax tidak hanya disukai oleh milenial bahkan Profesor dan Doktor juga suka berita hoax dan kalian takut untuk melawan itu, lawan aja, “Yang tidak boleh dilawan ada tiga hal yaitu Allah sebagai Tuhan, kedua Nabi dan orang tua, selebihnya lawan saja. Tentu dengan cara-cara yang demokratis dan tidak melanggar undang-undang,” tegas Adi.

Jadi kalian masuk dalam partisipasi non konvensional, yaitu aktifitas politik sosial kebangsaan yang tidak hanya berfokus pada Pilpres dan Pileg. (Elw)