Dandim 0503/JB Serahkan 2 Ekor Sapi Dan 17 Ekor Kambing Kurban Di Idul Adha 1440 H

Foto: Dandim 0503/JB Letkol Kav Valian Wicaksono (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1440 H, Kodim 0503/Jakarta Barat melaksanakan kurban berupa 2 ekor sapi dan 17 ekor kambing, penyembelihan hewan kurban dilaksanakan di Halaman Makodim 0503/JB, Jalan S Parman Raya, Jakarta Barat, Senin (12/8/2019).

Komandan Kodim 0503/JB Letkol Kav Valian Wicaksono, menyerahkan 2 ekor sapi dan 17 ekor kambing kepada ketua panitia kurban Idul Adha 1440 H Lettu Inf Sriyanto, untuk dilakukan penyembelihan dan didistribusikan kepada warga yang membutuhkan.

Dalam kesempatan itu Dandim Letkol Kav Valian Wicaksono mengingatkan jadikan hikmah Idul Adha 1440 H sebagai momentum peningkatan ketaqwaan dan semangat rela berkorban guna mendukung tugas pokok TNI-AD.

“Semoga kurban yang kami bagikan bisa bermanfaat dan bisa membantu warga yang memang membutuhkan,” ungkapnya.

Berkurban adalah bentuk rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan Allah SWT.

Sementara Ketua Panitia Lettu Inf Sriyanto mengatakan dalam hal ini panitia tidak memberikan kupon, namun kami membagikan kepada warga sekitar yang tidak mampu, siapapun yang datang dan daging kurban masih tersedia maka akan kami berikan.

Panitia menyembelih kurban sebanyak 2 ekor sapi dan 15 ekor kambing, sedangkan 2 ekor kambing lainnya kita serahkan pada Masjid setempat guna disembelih oleh warga sekitar, jelas Sriyanto. (Tim)

Jaksa Agung: Idul Adha tingkatkan keiamanan

Foto: Jaksa Agung HM Prasetyo saat menyerahkan kurban sapi dan kambing di Kejaksaan Agung

dutainfo.com-Jakarta: Memperingati Hari Raya Idul Adha 1440 H, Kejaksaan Agung RI, melaksanakan sholat Ied di Masjid Baitul Adli Kejaksaan Agung, serta melaksanakan kurban sebanyak 17 ekor sapi dan 8 ekor kambing, di Jakarta Selatan, (11/8/2019).

Dalam kesempatan itu Jaksa Agung HM Prasetyo menjelaskan Hari Raya Idul Adha, guna meningkatkan keimanan dan ketaqwaan terhadap Allah SWT.

“Kami Kejaksaan memberikan kurban sebanyak 17 sapi dan 8 ekor kambing. Alhamdulilah,” ujar Prasetyo.

Jaksa Agung juga mengingatkan jajaran Kejaksaan harus banyak melayani antar sesama dan memberikan bantuan untuk kebahagian bersama, khususnya masyarakat.

Pemotongan hewan kurban ini memaknai sebagai wujud ketaqwaan dan kecintaan kita terhadap Hari Raya Idul Adha, tutupnya. (tim)

Generasi Muda Diharapkan Pimpin PBB

dutainfo.com-Jakarta: Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra, akan menyerahkan kepemimpinan partai pada generasi muda. Dengan penyelengaraan muktamar PBB pada September 2019, dirinya berharap bisa melahirkan kepemimpinan baru.

Riuh perdebetan ihwal siapa yang pantas menduduki kursi Ketua Umum Partai Bulan Bintang peroide 2020-2025 mendatang memasuki babak baru yang kian seru.

Membaca di media sosial yang mendesak Yusril Ihza Mahendra agar kembali menjadi Ketua Umum, pengurus Pemuda Bulan Bintang DKI Jakarta mengadakan pertemuan untuk mendiskusikan hal tersebut.

“Ya kami diskusi ringan saja seperti biasa. Tidak terlalu suka formal-formal, intinya ada dua hal, Pertama evaluasi derap langkah perjuangan PBB selama ini, kedua memetakan siapa yang pantas memimpin partai kedepan. Itu saja mas,” ujara Ketua Pemuda Bulan Bintang DKI Jakarta Maulana Ainul Arsy, (10/8/2019).

Masih kata Maulana, PBB butuh sosok muda yang baru dan segar untuk melompat lebih tinggi lagi dalam percaturan politik nasional sekarang ini.

Kepiawaian Yusril harus dilanjutkan dengan tokoh muda yang enerjik dan milenial.

“Kalau memakai istilah sekarang ya disebut milenial. Prinsipnya pemimpin PBB kedepan harus berusia 40an.

Bang Yusril dan tokoh PBB pada awal berdiri, seingat kami juga ada di kisaran usia itu.

Bang Kanan, Hamdan Zoelva, Fadli Zon, Ali Mochtar Ngabalin, Tuan Guru Bajang, dan lainya,” ungkapnya.

Saat ditanya awak media siapa yang pantas memimpin saat ini, tanpa ragi alumni FISIP UIN Syarif Hidayatullah ini menyodorkan dua nama yakni Azanil Kelana dan Yurisman Star.

Menurut Maulana, Azanil Kelana adalah sosok pemuda yang enerjik, sementara Yurisman Star merupakan sosok muda yang telah malang melintang sebagai aktivis akademisi tingkat nasional yang juga masih sangat segar.

“Inilah tawaran kami pada muktamarin yang memiliki hak suara pada muktamar V nanti. Diskusi kami tadi berangkat dari keresahan saja selama berproses dan berjuang di PBB,semoga bisa jadi bahan pertimbangan seluruh pihak,” tutup Maulana.
(Elw)

Kapolsek Dan Danramil Cengkareng Gelar Apel PAM Idul Adha

Foto: Danramil 04/Ckr Kapten Inf Sudarsono, saat menjadi Irup apel gelar pasukan pengamanan Idul Adha 1440 H (2019)

dutainfo.com-Jakarta: Polsek Cengkareng dan Koramil 04/Cengkareng, bersama unsur 3 Pilar melaksanakan apel gelar pasukan dalam rangka pengamanan malam Takbiran Idul Adha, di Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (10/8/2019).

Apel gelar pasukan diikuti sebanyak 174 personel yang dipimpin Danramil 04/Ckr Kapten Inf Sudarsono.

Hadir dalam apel pengamanan tersebut diantaranya Kapolsek Cengkareng Kompol H Khoiri SH, Camat Cengkareng M Fakih, Para Perwira Polsek Cengkareng, dan Bintara Koramil 04/Ckr.

Dalam amanatnya Danramil 04/Ckr Kapten Inf Sudarsono mengatakan, kita melaksanakan apel gabungan dalam rangka silahturahmi dengan masyarakat dan ormas guna menciptakan Cengkareng yang aman dan damai sehingga masyarakat dalam melaksanakan kegiatan marasa aman.

“Kita juga tidak boleh lengah yang selama ini dianggap aman apalagi kita sudah lewati kemarin pemilu sudah aman, terimakasih kepada ormas yang berada di Cengkareng yang selalu menjaga ketertiban sehingga tidak ada gesekan sesama ormas,” ungkap Kapten Sudarsono.

Sementara Kapolsek Cengkareng Kompol H Khoiri menyampaikan hari ini kita laksanakan apel gelar pasukan pengamanan malam takbiran, warga Cengkareng memanfaatkan malam takbiran dengan keliling atau konvoi dan itu kita antisipasi agar tidak terjadi laka lantas ataupun kemacetan.

“Utamakan keselamatan dalam melaksanakan giat hari ini tetap semangat dalam menjalankan giat pengamanan ini,” himbau Khoiri.
(Hdr/Chand)

Imbas OTT Jaksa Kejati DKI, Kejagung Tahan 3 Jaksa Kejati Jateng

Foto: Jaksa Agung HM Prasetyo

dutainfo.com-Jakarta: Pihak Kejaksaan Agung tengah memproses hukum terhadap oknum jaksa yang diduga terlibat dalam kasus perkara tindak pidana penyalahgunaan Rencana Tuntutan (Rentut), terhadap terdakwa Surya Soedarma, kasus dugaan kepabeanan.

Hal tersebut dikatakan Jaksa Agung HM Prasetyo, agar proses hukum bisa dipercepat penyelesain perkaranya.

“Ya kita lengkapi dulu hasil dari pemeriksaan saya juga minta dipercepat, insyallah dalam waktu dekat segera berakhir, berakhir dalam artian perkaranya segera dilimpahkan ke Pengadilan,” ujar HM Prasetyo, Jumat (9/8/2019).

Masih kata Jaksa Agung HM Prasetyo, siapapun yang terlibat harus menanggung akibatnya, tidak akan ada yang ditutupi dan dilindungi, yang bersalah harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.

” Kita sudah melakukan pencegahan, namun kalau ada oknum melakukan perbuatan itulah yang akan ditindak, jadi tidak dibiarkan dan didiamkan setiap ada kesalahan,” ungkapnya.

Kita juga sudah koordinasi dengan KPK sebelum menangkap terhadap Aspidum Kejati DKI Jakarta. Kasus yang ditangani Kejagung merupakan hasil pengembangan dari OTT KPK.

“Kami koordinasi dengan KPK, mereka juga koordinasi dengan pihak Kejaksaan,” tegas Prasetyo.

Sebelumya diketahui pihak penyidik Kejagung telah menahan tiga orang jaksa dari Kejati Jateng yakni Aspidsus Kejati Jateng K, MRS sebagai Kasi Penuntutan, dan BC selaku Staf TU.

Diduga kasus tersebut ada kaitan dengan OTT KPK terhadap mantan Aspidum DKI Jakarta Agus Winoto, dan Pengacara Alvin Suherman.

Dimana pengacara Alvin Suherman juga tengah menjadi penasehat hukum terdakwa Surya Seodarma kasus kepabeanan. (Tim)