Kajati DKI Jakarta Hadiri Adhyaksa Carnival

dutainfo.com-Jakarta: Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Warih Sadono, hadiri sekaligus membuka Adhyaksa Carnival yang diselenggarakan Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, di Jalan Tol Antasari Jakarta Selatan, Minggu (22/9/2019).

Kegiatan Adhyaksa Carnival dengan Jalan Santai dan buka layanan publik di hadiri Kajati DKI Jakarta Warih Sadono, Kajari Jakarta Selatan Anang Supriatna, Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Bastoni Purnama dan Wakil Walikota Jakarta Selatan Isnawa Adji, serta para Kajari Se DKI Jakarta.

“Ya Carnival tersebut dilaksanakan fun walk sejauh 3 km diatas jalan tol Antasari,” ujar Kajari Jakarat Selatan Anang Supriatna, (22/9).

Masih kata Anang, selain kegiatan jalan santai ada juga booth permainan yang bisa kita jumpai di arena bermain di Mall, kesenian ondel-ondel, dan K-Pop random play dance.

“Kegiatan ini baru kali pertama guna memadukan antara pelayanan publik dengan konsep Carnival yang sebelumnya belum pernah ada kegiatan terbuka untuk umum, serta tidak dipungut biaya pelayana publik di akhir pekan,” ungkap Anang.

Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan juga berharap mendapatkan predikat wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBBM) dari Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara, katanya.

Selain itu Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan juga melayani publik dalam pengambilan barang bukti tilang via mobil pelayanan loket denda tilang keliling, pengurusan surat izin besuk tahanan, dan pelayanan hukum bidang perdata dan tata usaha negara (Datun), ucap Kajari.

Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Kajati DKI Jakarta Warih Sadono, Kejari Jakarta Selatan Anang Supriatna, Kajari Jakarta Barat Bayu Adhinugroho, Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Bastoni Purnama, dan para pejabat Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan. (Tim)

Foto: Kajari Jakarta Barat Bayu Adhinugroho saat mengikuti Adhyaksa Carnival di Jalan Antasari Jakarta Selatan (ist)

Danrem 052/Wk Didampingi Dandim 0503/JB Kunker Ke SMK Kartika Jakarta Barat

Foto: Danrem 052/Wkr dan Dandim 0503/JB Letkol Kav Valian Wicaksono Magdi, S.Sos saat kunker ke SMP/SMK Kartika, Kalideres Jakarta Barat

dutainfo.com-Jakarta: Komandan Korem 052/Wijayakrama, Kolonel Inf Tri Budi Utomo didampingi Dandim 0503/Jakarat Barat, Letkol Kav Valian Wicaksono Magdi, S.Sos beserta Persit Chandra Kirana, melaksanakan kunjungan kerja ke Sekolah SMP/SMK Kartika, di Jalan Kalideres, Jakarta Barat, Jumat (20/9/2019).

Pada kunjungan kerja di Sekolah Kartika, Danrem meninjau latihan Paskibraka yang diikuti siswa-siswi SMP/SMK Kartika, kegiatan tersebut guna mempersiapkan lomba PBB (Peraturan Baris-Berbaris) antar sekolah SMP/SMK Se Jakarta Barat.

Selain meninjau latihan Paskibraka, Danrem Kolonel Inf Tri Budi Utomo juga memberikan arahan, agar semua siswa-siswi Kartika yang terlibat Paskibraka agar selaku semangat, disiplin dan kompak.

“Gerakan yang sudah kompak dalam barisan agar dipertahankan, kondisi siku pada pada lengan terkunci lurus, saat maju jalan dilangkah awal hentakan kaki harus terdengar keras,” ujar Kolonel Tri.

Selain itu lanjut Tri, tenaga dalam setiap gerakan harus ada serta semangat dalam diri sendiri harus ditanamkan.

Danrem juga menghimbau agar Paskibraka harus dapat menjaga kesehatan menjelang perlombaan, jaga pola makan dan konsumsi vitamin.

Sementara Dandim 0503/JB Letkol Kav Valian Wicaksono Magdi, S.Sos menambahkan agar Paskibraka dapat bekerja sama dengan kompak, solid, dan dapat memberi semangat sesama rekan, laksanakan yang terbaik didalam pelaksanaan lomba nantinya.

“Tunjukkan hasil latihan kita nanti, lakukan dengan penuh semangat,” tegas Letkol Valian.

Terlihat pancaran gembira dan bangga dari para siswa-siswi Kartika yang tergabung dalam Paskibraka, karena mendapat kunjungan serta dukungan dari Danrem 052/Wkr Kolonel Inf Tri Budi Utomo dan Dandim 0503/JB Letkol Kav Valian Wicaksono Magdi, S.Sos.
(Hdr/tim)

Kejaksaan Agung Akan Cabut Izin Perusahaan Yang Bakar Hutan

Foto: Jaksa Agung HM Prasetyo

dutainfo.com-Jakarta: Kejaksaan Agung akan menjerat perusahaan perkebunan yang terbukti melakukan pembakaran hutan atau lahan.

“Ya Kejaksaan akan menjerat perusahaan perkebunan nakal itu dengan pidana tambahan yakni pencabutan izin bila terbukti membakar hutan dan lahan,” ujar Jaksa Agung HM Prasetyo, Jumat (20/9/2019).

Masih kata Prasetyo, dirinya menduga kebakaran hutan yang di sejumlah wilayah Sumatera dan Kalimantan bukanlah kebakaran biasa. Terdapat indikasi kebakaran akibat aksi pembakaran yang dilakukan pihak-pihak tak bertanggungjawab termasuk korporasi perkebunan.

“Data Kejaksaan sudah menerima 166 berkas perkara dalam kasus kebakaran hutan atau lahan, ada tujuh merupakan berkas perkara dari tersangka korporasi,” ungkap Prasetyo.

Namun sudah ada 18 perkara yang masuk ke Pengadilan, dan terdapat 11 perkara yang sudah diputus berkekuatan hukum tetap (inkrach), dengan rincian 3 perkara diwilayah Riau dan 8 lainya di Kalimantan Tengah.
(Tim)

Prajurit Kodim 0503/JB Ikuti Latbakjatri, ini Pesan Dandim 0503/JB

Foto: Dandim 0503/JB Letkol Kav Valian Wicakson S.Sos saat memberikan arahan pada giat Latbak prajurit Kodim 0503/JB

dutainfo.com-Jakarta: Para Prajurit Kodim 0503/Jakarta Barat mengasah kemampuan dan ketrampilan dengan menggelar latihan menembak senjata ringan (Latbakjatri) Triwulan III TA 2019, bertempat di lapangan tembak Yonkav 7/PS Jalan RA Fadhilah, Pasar Rebo, Jakarta Timur, pada Kamis (19/9/2019).

Pada kesempatan itu Dandim 0503/JB Letkol Kav Valian Wicaksono Magdi S.Sos mengatakan Latbakjatri merupakan salah satu bentuk guna mengasah kemampuan prajurit dibidang latihan menembak senjata laras panjang dan pistol, sesuai kalender latihan saya harapkan semua prajurit Kodim 0503/JB wajib mengikuti kegiatan tersebut.

“Saya juga sangat mengapresiasi untuk prajurit yang mendapat nilai tertinggi di latbak senjata laras panjang dan pistol semua ini harus dipertahankan disetiap kegiatan kedepanya,” tegas Letkol Valian.

Sementara Komandan Latihan Kapten Arh Triananto menambahkan beberapa tugas disetiap pos-pos dalam melaksanakan latihan menembak dan mekanisme selama latihan, agar diperhatikan dalam membawa senjata bagi setiap prajurit dan jaga ketertiban dalam pelaksanaan menembak.

Ditempat yang sama Koordinator Materi Latbak Kapten Inf Edi Suroso menjelaskan tata cara sikap dan penggunaan munisi dalam latihan menembak.

“Latihan kali ini prajurit menggunakan senjata laras panjang M16 A1 dengan cara sikap tiarap tanpa sandar dan senjata laras pendek (pistol) dengan sikap berdiri mengenggam pistol dengan dua tangan,” ungkap Kapten Edi.

Latihan menembak ini harus sesuai dengan sasaran dan dapat membina ketrampilan setiap prajurit agar tetap menjadi prajurit yang profesional serta patut dikuasai sampai mahir.

Diakhir Latbakjatri Dandim 0503/JB Letkol Kav Valian Wicaksono mengingatkan kembali agar seluruh prajurit Kodim 0503/JB wajib mengikuti latihan menembak ini hal tersebut guna mengasah kemampuan selain itu menjadi prajurit yang profesional dan tangguh, tutupnya.
(Hdr/tim)

Polres Jakbar Kembali Ungkap Jaringan Narkoba Internasional Di Pekan Baru

Foto: Barang bukti sabu diamankan Polres Jakarta Barat dari jaringan internasional di Pekan Baru, Riau

dutainfo.com-Jakarta: Jaringan narkoba internasional Malaysia-Jakarta, di Pekan Baru, Riau, berhasil ditangkap oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Jakarta Barat, pada Rabu (18/9/2019).

Para sindikat narkoba jenis sabu ini tak pernah tinggal diam dalam menyelundupkan narkoba yang memanfaatkan kebakaran hutan sehingga jarak pandang di kota tersebut terbatas dan dimanfaatkan oleh pelaku.

Selain para pelaku, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti 10 bungkus kemasan teh cina yang berisi paketan sabu seberat 10 kg didalam satu travel bag.

“Ya benar adanya ungkap kasus kembali sindikat jaringan narkoba Internasional di Pekan Baru, Riau,” ujar Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi Sik MH, pada awak media, Kamis (19/9/2019).

Masih kata Kombes Hengki baru saja Polres Jakarta Barat kembali mengungkap pelaku sindikat narkoba jaringan internasional.

Sementara Kasat Narkoba Polres Jakarta Barat AKBP Erick Frendriz menambahkan anggotanya yang dipimpin Kanit 1 AKP Arif Oktora telah melaksanakan penyelidikan selama 1 bulan dimulai adanya informasi keterangan dari para tersangka penangkapan sebelumya pada Bulan Agustus 2019 di Pekan Baru, Riau.

Dari informasi dan analisa tim melakukan surveilance dimulai dari Medan Sumatera Utara sampai dilakukan penangkapan di Pekan Baru, Riau karena tim yakin adanya aktifitas penyelundupan narkotika asal Malaysia untuk dikirim ke Jakarta.

Ditanya awak media mengenai para tersangka, AKBP Erick belum mau merinci para tersangkanya.

Lantaran hal tersebut para tersangka masih dalam pemeriksaan intensif oleh penyidik.

“Nanti kita akan jelaskan dan sampaikan kembali ya mohon bersabar,” tutup Erick.
(Elw/Hdr)