Polsek Kembangan Kembali Ungkap Gudang Narkoba di Jakarta Barat

Foto: Kapolsek Kembangan Kompol Joko Handoko dan anggota Reskrim saat mengamankan narkoba di apartemen Kembangan Jakarta Barat.

dutainfo.com-Jakarta: Petugas Polsek Kembangan Jakarta Barat setelah sebelumnya berhasil mengungkap gudang narkoba di sebuah Sekolah di Kembangan Jakarta Barat, kembali berhasil mengungkap gudang penyimpanan narkoba di apartemen kawasan Srengseng, Kembangan Jakarta Barat.

Kasus ini mendapat atensi pimpinan yakni Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi SIk MH, agar terus mengusut tuntas sampai ke akar-akarnya peredaran narkoba diwilayah Jakarta Barat.

“Ya kita berhasil kembali mengungkap gudang penyimpanan narkoba di apartemen kawasan Srengseng, Jakarta Barat,” ujar Kapolsek Kembangan Kompol Joko Handoko, pada awak media, Selasa (15/1/2019).

Masih kata Kompol Joko, pengungkapan ini dipimpin Kanit Reskrim Polsek Kembangan Iptu Dimitri Mahendra dibantu satuan reserse narkoba Polres Jakarta Barat.

Pengungkapan kembali gudang narkoba di apartemen, ini berkat pengembangan kasus terhadap tersangka yang sebelumnya juga menyimpan narkoba di laboratorium sekolah.

“Kami melakukan penggeledahan di Apartemen Park View Kembangan, Jakarta Barat hasilnya terdapat ratusan butir narkoba golongan 4 dan obat-obatan golongan daftar G,” ungkap Kompol Joko Handoko.

Selanjutnya pelaku dan barang bukti kita amankan Mapolsek Kembangan Jakarta Barat, guna pengembangan lanjutan dan proses hukum, tutupnya. (Hdr/Chand)

Dua Orang Jambret Ditangkap Polsek Tambora

Foto: Kedua tersangka Pejambretan saat diamankan Polsek Tambora Jakarta Barat.

dutainfo.com-Jakarta: Reserse Polsek Tambora Jakarta Barat tangkap dua orang pelaku Pejambretan berinisial RS (30), dan BR (24) kedua pelaku menjalankan aksinya di Jalan Pintu Kecil Roa Malaka Tambora, Jakarta Barat.

“Ya telah diamankan dua pelaku pejambretan terhadap korban AN seorang wanita,” ujar Kapolsek Tambora Kompol Iver Son Manossoh SH, kepada awak media, Senin (14/1/2019).

Masih kata Kompol Iver Son, korban AN warga Penjaringan saat usai belanja aksesories di Pasar Pagi Asemka, pada Minggu siang (13/1/2019) saat melintas di Jalan Pintu Kecil menepikan kendaraan nya untuk mengangkat telepon dari saudaranya.

“Jadi korban menerima telepon, tiba-tiba pelaku yang berboncengan motor langsung menarik Handphone korban,” ungkap Iver Son.

Saat dirampas Hp nya, korban berteriak minta tolong, nah saat itulah kebetulan ada anggota Buser Polsek Tambora yang dipimpin Iptu Eko Agus SH, lantas ikut mengejar pelaku.

“Pelaku berhasil ditangkap dan diamankan ke Polsek Tambora,” katanya.

Selain kedua tersangka petugas juga mengamankan barang bukti satu unit HP merk Vivo Y95 warna merah dan satu unit motor Mio warna biru dengan No Polisi B 33XX- UNX.
Barang bukti dan tersangka hingga kini masih di Mapolsek Tambora, guna proses hukum lanjutan. (Hdr/Iyl)

Lima Remaja Terlibat Tawuran Di Jakbar Diamankan Polisi

Foto: Lima pelaku tawuran saat diamankan TPP Polres Jakbar

dutainfo.com-Jakarta: Tim Pemburu Preman Polres Jakarta Barat, amankan Lima remaja pelaku tawuran di Perumahan Permata Buana, Kembangan Jakarta Barat, Minggu (13/1/2019).

Petugas mengamankan Lima pelaku berinisial BF (15), MAM (17), MR (16), AF (15), dan MD (12).

“Ya benar telah kita amankan Lima remaja pelaku tawuran,” ujar Katim Pemburu Preman Polres Jakarta Barat Ipda Tamim, pada awak media (13/1).

Masih kata Ipda Tamim, saat dirinya bersama enam anggota TPP Polres Jakarta Barat sedang melakukan patroli, mendapatkan informasi dari warga akan adanya aksi tawuran di Perumahan Permata Buana, Kembangan Jakarta Barat.
Kemudian tim meluncur ke lokasi, kita melihat gerombolan 50 motor dan langsung kita amankan.

“Tim berhasil mengamankan 5 orang pelaku berikut senjata tajam terdiri dari clurit dan samurai,” ungkapnya.

Kelima remaja itu dan barang bukti kita amankan ke Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta Barat guna pemeriksaan lanjutan, tutup Ipda Tamim. (Hdr/Chand)

Kejagung Tetapkan 6 Tersangka Kasus IUP Batu Bara

dutainfo.com-Jakarta: Dalam kasus perizinan Usaha Pertambangan (IUP) batu bara di Kabupaten Sorolangun, pihak penyidik Kejaksaan Agung RI telah menetapkan 6 orang yang dijadikan tersangka.

“Ya sudah ditetapkan 6 orang dijadikan tersangka sejak Senin lalu,” ujar Kapuspenkum Kejagung RI Mukri, pada awak media, Selasa (8/1/2019).

Masih kata Mukri, ke enam orang tersebut yakni BM selaku Dirut PT Indonesia Coal Resources, MT pemilik PT RGSR, Komisaris PT Citra Tobindo Sukses Perkasa, ATY selaku Direktur Operasi dan Pengembangan.

Selain itu sambung Mukri masih ada AL selaku Dirut PT Antam, HW selaku Senior Manager Corporate Strategic Development PT Antam, dan MH Komisaris PT Tamarona Mas Internasional.

“Semua yang dijadikan tersangka telah diperiksa oleh tim penyidik Kejagung,” ungkap Mukri.

Kasus IUP batu bara di Sorolangun seluas 400 hektare ini menyebabkan kerugian negara lewat PT Indonesia Coal Resources (IRC) anak perusahaan BUMN PT Aneka Tambang TBK (PT Antam).

“Kerugian negara diperkirakan Rp 92,5 miliar,” tutupnya. (Tim)

Ada Mayat Dilokasi Kebakaran Jelambar

Foto: Kapolsek Tanjung Duren Kompol Lambe Patabang Birana SIK saat melihat lokasi temuan jenazah korban kebakaran di Jelambar Jakarta Barat.

dutainfo.com-Jakarta: Mayat ditemukan pasca kebakaran di Jalan Utama Sakti IV Gg Abadi RT 008/08 Jelambar Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Jenazah diketahui bernama Tarmad alias Temot (58) ditemukan oleh anak menantunya Andi yang mencari korban semenjak musibah kebakaran beberapa hari lalu.

“Ya benar telah ditemukan satu jenazah korban musibah kebakaran beberapa hari lalu,” ujar Kapolsek Tanjung Duren Kompol Lambe Patabang Birana SIK, Minggu (6/1/2018).

Masih kata Kompol Lambe, awalnya pada hari Minggu 6 Januari 2019 sekitar pukul 11.00 WIB, Andi mencari mertuanya di lokasi kebakaran dengan dibantu oleh Hisyam, karena semenjak musibah kebakaran korban tidak ditemukan.

Selanjutnya saksi Hisyam sempat menanyakan ke Puskesmas dan tenda pengungsian namun koban tidak ditemukan, ungkap Lambe.

Nah saat saksi Andi mencari korban disekitar lokasi kebakaran sempat mencium bau bangkai ditumpukkan kasur dan saat dibuka melihat korban dalam keadaan meninggal dengan posisi telentang.

Kemudian saksi Andi meminta bantuan warga dan melaporkan pada pihak Polsek Tanjung Duren.

“Korban menurut anaknya mempunyai riwayat sakit dan kurang pendengarannya,” tutup Kompol Lambe. (Hdr/elw)