Kasi Intel Kejari Jakbar: Ridho Akan Datang

Foto: Gedung Kejaksaan Negeri Jakarta Barat

dutainfo.com-Jakarta: Pihak Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, yakin Ridho Rhoma Irama akan datang ke Kejaksaan Negeri Jakarta Barat setelah beberapa kali dipanggil untuk menjalani hukuman tambahan dan akan dijalani di Rutan Salemba.

“Ya benar Ridho akan datang memenuhi panggilan pada hari ini Jumat,” ujar Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Jakarta Barat Edy Subhan, pada awak media di Kejari Jakarta Barat, Jumaat (12/7/2019) siang.

Masih kata Edy pihak kejaksaan tak akan menjemput paksa, karena ada itikad baik dan dia seorang figur publik.

“Kalau dijemput paksa kan pihak bersangkutan tidak ada itikad baik, Ridho saya yakin ada itikad baik guna hadir memenuhi panggilan kejaksaan,” ungkapnya.

Namun apabila Ridho tidak hadir hari ini terpaksa kita jemput paksa, jadi kita beri waktu sampai hari ini.
Nanti kita lakukan pendataan dahulu baru kita eksekusi ke Rutan Salemba, tutup Edy. (Tim)

Capim KPK Dari Unsur Kejaksaan Lolos Tahap Awal

dutainfo.com-Jakarta: Lima orang Jaksa yang direkomendasikan Kejaksaan Agung lolos tahap awal calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), total seluruhnya ada 192 pendaftar.

Kelima Jaksa yang direkomendasikan oleh Kejagung sebagai capim KPK yakni M Rum, Sugeng Purnomo, Ranu Mihardja, Supardi, dan Johanis Tanak.

Kelima Jaksa tersebut menurut Kapuspenkum Kejaksaan Agung RI Mukri sebelum mendaftarkan diri capim KPK, terlebih dahulu dilakukan seleksi di Kejaksaan Agung RI.

“Sudah dilakukan seleksi dan sudah diputuskan 5 Jaksa itu sebagai capim KPK,” ungkap Mukri.

Selain unsur Kejaksaan juga terdapat unsur Kepolisian, dan Hakim yang mencalonkan capim KPK. (Tim)

Polisi Bawa Tersangka Penyelundup Sabu Ke Jakarta

dutainfo.com-Jakarta: Tersangka penyelundupan sabu yang ditangkap di Riau oleh Satuan Narkoba Polres Jakarta Barat, kini sudah berada di bandara Soekarno-Hatta Cengkareng, Jakarta, (11/7/2019).

Setelah sebelumnya polisi narkoba pimpinan Kanit 1 AKP Oktora menangkap tiga orang tersangka, petugas kembali mengamankan 1 orang hasil pengembangan dari kasus tersebut.

Setelah keluar dari pintu kedatangan para pelaku penyelundup sabu itu langsung dibawa masuk mobil tahanan polisi dan langsung dibawa menuju Mapolres Jakarta Barat.

“Selain para pelaku tas berisi puluhan paket sabu sudah diamankan untuk proses lanjutan,” ujar Kapolres Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi Sik MH, Kamis (11/7/2019).

Sementara menurut Kanit 1 Resnarkoba Polres Jakarat Barat AKP Arief Oktora penangkapan sindikita narkoba jaringan internasional ini berawal dari tertangkapnya tiga bandar dan kurir sabu, kemudian dilakukan pengembangan dan berhasil menangkap satu orang lagi.

“Penangkapan keempat tersangka ini merupakan jaringan internasional setelah sebelumnya berhasil mengamankan barang bukti 120 kg sabu yang disamarkan dengan ratusan karung,” ungkapnya.

Hingga kini para pelaku dan barang bukti sabu masih berada di Mapolres Jakarta Barat, guna proses lanjutan. (Hdr/elw)

Lagi Polres Jakarta Barat Ungkap Narkoba

dutainfo.com-Jakarta: Polres Jakarta Barat melalui Satnarkoba kembali ungkap penegedar narkoba jaringan internasional.

Setelah melakukan kejar-kejaran anggota Satnarkoba Polres Jakarta Barat berhasil meringkus pengedar narkoba jenis sabu jaringan internasional HO (26), AO (20), dan PO (49) beserta barang bukti 3 tas berisi puluhan sabu.

“Ya penangkapan ketiga tersangka ini terjadi pada Rabu 10 Juli 2019 dinihari,” ujar Kapolres Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi SH MH, pada awak media, Kamis (11/7).

Sementara Kasat Narkoba Polres Jakarta Barat AKBP Erick Frendriz menambahkan penangkapan ini hasil pengembangan dari kasus penangkapan 120 kg sabu yang ditumpuk di karung pada bulan April lalu.

“Dari hasil penangkapan ini kita berhasil mengamankan tiga orang pelaku dan 3 tas berisi puluhan sabu,” ungkapnya.

Hingga kini para pelaku dan barangbukti masih berada di Mapolres Jakarta Barat, guna proses hukum lanjutan, tutup Erick. (Hdr/elw)

Gubernur Kepri Di OTT KPK Terkait Perizinan Reklamasi

dutainfo.com-Jakarta: Tim Operasi Tangkap Tangan KPK mengamankan Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Nurdin Basirun.

“Ya terkait perizinan lokasi rencana reklamasi,” ujar Humas KPK Febri Diansyah, kepada awak media, Rabu (10/7/2019).

Masih kata Febri ada enam orang yang diamankan dalam operasi tangkap tangan.

Namun Febri belum merinci siapa saja yang tertangkap.

Tim KPK kabarnya masih memeriksa ke enam orang itu di Mapolres Tanjungpinang. (Tim)