Kapolsek Kembangan Jakarta Barat, Berikan Edukasi Dan Motifasi Kepada Anggota Relawan Satgas Covid-19

dutainfo.com-Jakarta: Kapolsek Kembangan, Kompol H Khoiri memberikan edukasi dan memotifasi kepada anggota Relawan Satgas Covid-19 di Posko Kampung Tangguh Jaya RW 2, Kelurahan Joglo, Sabtu (27/2/2021).

Dalam kegiatan itu, Kompol H Khoiri melaksanakan pengecekan peninjauan pembangunan Posko KTJ yang baru dipugar ulang.

Selanjutnya Kapolsek memberikan pengarahan kepada anggota Relawan satgas Covid-19, adapun tujuan dari kegiatan ini antara lain untuk meningkatkan semangat juang dalam pemahaman pengetahuan Tracing memburu dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19, sebagai Tracer yang handal dengan dilandasi rasa kemanusiaan sebagai amal ibadah bekal akhirat.

Kapolsek, juga mengungkapkan, pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Covid-19, memanggil warga yang terketuk, untuk menjadi relawan dan membantu penangan pasien yang terjangkit virus Corona hingga pasien yang masuk kategori pasien dalam pengawasan (PDP).

“Kita harus percaya bahwa bencana Covid-19 akan mudah diatasi jika ada lebih banyak lagi relawan kemanusiaan yang terlatih dan mau bergerak secara kolaboratif dengan pihak-pihak terkait, tidak jalan sendiri, dengan menjadi relawan, kita menjadi teladan bagi orang lain untuk melakukan hal positif,” ungkap Khoiri, Minggu (28/2/2021).

Agar kegiatan tidak terasa membosankan Kapolsek, berinisiatif melakukan giat fisik berupa pemberian pengetahuan dasar latihan PBB, kepada peserta.

Adapun upaya humanis dilakukan oleh Kapolsek Kembangan untuk memberikan semangat kepada peserta antara lain menutup kegiatan dengan cara mengajak makan bakso bersama-sama sambil beramah tamah. (Hdr/Chand)

Satresnarkoba Polres Jakbar Gagalkan Penyelundupan 100 Kg Ganja

Foto: Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Penyelundupan narkotika jenis ganja di daerah Depok, Jawa Barat, berhasil digagalkan Satuan Reserse Narkotika Polres Jakarta Barat.

“Ya benar selain itu ada dua pelaku yang ditangkap berinisial PYP (25), selaku kurir, dan DK (26), sebagai pemesan ganja, keduanya diamankan di daerah Margonda Depok, Jawa Barat pada Selasa (16/2/2021) lalu,” ungkap Kapolres Jakarta Barat, Kombes Ady Wibowo, pada awak media, Jumat (26/2/2021).

Masih kata Kombes Ady, selain mengamankan dua pelaku, petugas juga berhasil menyita barang bukti ratusan kilogram ganja yang disimpan dalam 3 drum besar.

Sementara Kanit 2 Narkoba Polres Jakarta Barat, AKP Hasolan Situmorang, mengatakan pengungkapan ini bermula informasi masyarakat, akan adanya pengiriman narkoba ke wilayah Jakarta Barat dalam jumlah besar.

Mendapat informasi tersebut kemudian anggota melakukan penyelidikan, setelah melakukan pengintaian kepada pelaku, anggota mendapat informasi akan ada transaksi di daerah Depok, Jawa Barat.

“Kedua pelaku berhasil ditangkap di lokasi transaksi, untuk menutupi aksinya, pelaku menyamarkan ratusan kilogram ganja dengan menggunakan tiga drum besar,” ungkap AKP Hasolan.

Hingga kini kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan untuk mengungkap sindikat darimana asal ratusan kilogram ganja itu. (Tim)

Tiga Pilar Cengkareng Jakbar, Gaungkan Program Jakarta Bermasker

dutainfo.com-Jakarta: Guna menggaungkan program Jakarta Bermasker, Tiga Pilar Cengkareng, Jakarta Barat, blusukan ke pasar mengkampanyekan pentingnya menerapkan protokol kesehatan ditengah pandemi Covid-19.

Perwira Pengawas Polsek Cengkareng Ipda Munadi menjelaskan bahwa kegiatan tersebut kami bersama tiga pilar Cengkareng, menggaungkan program Jakarta Bermasker.

“Kali ini kami mengkampanyekan tentang pentingnya menerapkan protokol kesehatan kepada para pedagang dan pengunjung pasar rawa gabus Cengkareng, Jakarta Barat,” ujar Ipda Munadi, Jumat (26/2/2021).

Bahwa kegiatan menggelorakan program Jakarta Bermasker ini merupakan sesuai dengan arahan Kapolsek Cengkareng, Kompol Egman untuk terus mendukung program Jakarta Bermasker, secara kontinyu kita edukasi kepada masyarakat tentang penggunaan masker.

Selain kita berikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menerapkan protokol kesehatan kami juga membagikan masker baik kepada pengunjung maupun pedagang pasar agar selalu higenis dan bisa untuk dipakai bergantian dalam menggunakan masker.

“Sebanyak 1000 masker kami bagikan kepada masyarakat gratis dalam kegiatan kali ini,” tutupnya. (Chand/Hdr)

Kapolri Minta Bripka CS Dipecat Dan Proses Pidana Berjalan

dutainfo.com-Jakarta: Terkait insiden penembakan yang dilakukan oknum polisi di Cengkareng, Jakarta Barat, berinisial Bripka CS, terhadap 4 korban, salah satunya diketahui anggota TNI AD, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, meneken Surat Telegram (ST), perketat pemberian senjata api ke anggota Polri.

“Ya benar, ST itu sebagai langkah antisipasi peristiwa serupa tak terjadi lagi, sekaligus guna menjaga soliditas dengan TNI yang selama ini berjalan baik,” ujar Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Argo Yuwono, pada awak media, Kamis (25/2/2021).

Surat Telegram Kapolri dengan Nomor ST/396/II/HUK.7.1./2021, dimana ST itu ditandatangani oleh Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono atas nama Kapolri.

Didalam ST itu juga, Kapolri Jenderal Pol Sigit meminta agar Bripka CS dipecat dengan tidak hormat, serta proses pidana juga harus berjalan.

Selanjutnya Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, meminta agar sinergitas TNI-Polri dapat terus ditingkatkan.

“Secara proaktif agar terus meningkatkan sinergitas antara TNI-Polri melalui kegiatan operasional terpadu, keagamaan, olahraga bersama, kolaborasi kegiatan sosial atau kemasyarakatan,” ungkap Kapolri.

Kapolri, juga menginstruksikan agar proses penggunakan senjata api bagi anggota Polri, diperketat. Hanya anggota polri yang tidak bermasalah dan memenuhi syarat yang boleh menggunakan senjata api.

“Memerintahkan para Kasatwil dan pengemban fungsi propam untuk melaksanakan koordinasi dengan satuan TNI setempat, dan Polisi Militer, guna terus mengantisipasi dan menyelesaikan perselisihan atau permasalahan antara anggota Polri dan TNI secara cepat, tepat, tuntas dan berkeadilan,” tegasnya.

Selanjutnya Kapolri juga meminta setiap Kesatuan Wilayah, agar selalu melapor apabila ada perselisihan antara anggota Polri dan TNI.

Sementara Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran, mengatakan kepada tersangka Bripka CS sudah langsung diproses dan ditemukan dua alat bukti, dan dikenakan Pasal 338 KUHP.

Insiden Penembakan itu terjadi pada Kamis (25/2/2021), pada pukul 04.00 WIB, di lokasi Kafe RM, Cengkareng, Jakarta Barat, pelaku CS menolak membayar tagihan minuman sebesar Rp 3,3 juta.

Saat dalam kondisi mabuk, tersangka Bripka CS, menembak empat orang, 3 orang tewas, sedangkan seorang lainnya tengah dirawat di Rumah Sakit.

Dalam insiden tersebut, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran, telah berkoordinasi dengan Pangdam Jaya dan Pangkostrad.

“Kami meminta maaf kepada masyarakat, keluarga korban, dan TNI AD atas kelakuan anak buah kami,” ungkap Fadil.

Kami juga akan menindak pelaku dengan tegas, akan melakukan penegakan hukum yang berkeadilan, tutupnya. (Tim)

Tiga Pilar Tambora Jakbar, Evakuasi Seorang Yang Memiliki Gangguan Jiwa

dutainfo.com-Jakarta: Anggota Bhabinkamtibmas Kelurahan Tanah Sereal, Polsek Tambora, Jakarta Barat, Aiptu Roesito bersama tiga pilar berhasil mengevakuasi warga yang memiliki gangguan jiwa lantaran mengamuk di pemukiman warga.

Kapolsek Tambora Kompol M Faruk Rozi membenarkan peristiwa tersebut, menurutnya anggota mendapat pengaduan bahwa adanya seorang yang memiliki gangguan jiwa diketahui berinisial IWN.

“Setelah mendapatkan pengaduan, anggota Bhabinkamtibmas Aiptu Roesito langsung mendatangi lokasi yang diketahui rumah milik ibu Novi,” ujar Kompol Faruk, Rabu (24/2/2021).

Setibanya di lokasi, lanjut Faruk, anggotanya bersama tiga pilar membujuk IWN agar mau menuju pos RW 07, namun IWN malah meminta menuju rumah Jenderal GN, demi keamanan, Binmas melakukam penggeledahan badan secara pelan untuk memastikan tidak ada senjata tajam yang dibawanya, selanjutnya petugas Satpol PP langsung menggelandangnya hingga sampai di Pos RW 07.

“Sesampainya di Pos RW 07, IWN sempat membuka baju dan celananya serta menunjukan tingkah aneh dan sering memukuli kami pada bagian kepala dan pundak sambil sesekali menyemburkan air liur dari mulutnya kepada anggota yang berada dihadapannya, sepatu dinas linmas PDLT langsung dipakainya untuk menghadap Jenderal GN,” lanjut Faruk.

Setelah itu datang keluarga IWN dan bersedia bertanggungjawab mengurusnya, selanjutnya anggota Binmas dan Satpol PP mengantar IWN dan kakaknya BD menuju RS Jiwa Grogol guna perawatan lanjut.

“Setibanya di RS Jiwa Grogol, IWN langsunh dimasukan ke ruang IGD mendapat penanganan medis,” ungkapnya.

Sekedar diketahui IWN pernah ditangkap Paspampres karena masuk istana menggunakan motor tanpa ijin, korban juga pernah ditangkap di Cilangkap menuju ke kediaman Jenderal GN dan pernah ditangkap Mabes Polri karena hal sama. (Hdr/elw)