Aparat Gabungan Amankan Obat Terlarang

Foto: Kapolres Jakarta Barat (Ist)

dutainfo.com-Jakarta: Petugas gabungan Polres Jakarta Barat dan BPOM melaksanakan operasi terhadap toko obat dan sejumlah apotik di Jakarta Barat yang disinyalir menjual obat terlarang daftar G.

” Ya Kami melaksanakan razia toko obat karena semakin banyak obat dilarang beredar namun tetap dijual,” ujar Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Roycke Harry Langie pada awak media (19/9/2017).

Hasil operasi polres berhasil amankan 2 toko obat  di daerah Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat dengan menyita 1.000 butir Exsimer, 3.345 butir tramadol dan 13.540 berbagai obat daftar G, dan di toko obat Jalan Keamanan Raya, Tamansari, Jakarta Barat, petugas juga menyita 15.460 butir daftar G dan ribuan butir Tramadol, jelas Kombes Pol Roycke.

Dari pantauan dutainfo.com petugas juga menyita ratusan obat kuat pria dan mengamankan pemilik toko obat serta dua orang pembeli guna dimintai keterangan lanjutan. (Hdr/tim).



Menurut Jaksa Agung Kinerja Intelijen Masih Jauh Menggembirakan 

dutainfo.com-Jakarta: Kualitas dan Kuantitas Intelijen Kejaksaan masih jauh dari menggembirakan hal ini dikatakan Jaksa Agung Republik Indonesia, M Prasetyo.

“Ya ini dapat kita lihat dari laporan dan maupun produk intel lainnya,” ujar nya saat bicara soal indikator kinerja intelijen kemasyarakatan, di Rakernis Intel Kejagung pada (18/9).

Rapat Kerja Teknis Intelijen ini diikuti seluruh Asisten Intelijen (Asintel), se Kejati Indonesia dan para pejabat terkait lainnya, Raker ini dilaksanakan 2 hari hingga Selasa (19/9).

M Prasetyo merujuk kepada kuantitas saja sudah kurang menggembirakan, karena pada peroide Januari-Agustus hanya terdapat 10 laporan informasi harian, 13 laporan intel khusus, 10 laporan atensi, 25 laporan operasi intel.

dan selanjutnya 10 laporan pelaksanaan tugas, 20 laporan hasil pelacakan aset, 5 laporan pengawasan orang asing, 15 laporan  barang cetakan, 1933 laporan informasi khusus, 20 laporan aliran budaya masyarakat dan 17 troop info. “Padahal masih banyak peristiwa di Tanah Air  kita,” ujar Jaksa Agung.

Masih Kata Jaksa Agung Prasetyo salah satu tugas Intelijen, adalah memaksimalkan penyelidikan sehingga jaksa intelijen harus dapat cepat tanggap merespon kondisi terbaru dari masyarakat. (Hdr/Tim)

Kejaksaan Agung Mutasi Pejabat Di Kejaksaan 

Foto: Jaksa Agung HM Prasetyo

dutainfo.com-Jakarta: Kejaksaan Agung lakukan mutasi para pejabat mulai dari pejabat tinggi hingga tingkat Kepala Kejaksaan negeri.

Beberapa pejabat tinggi kejaksaan diantaranya Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Setia Untung Arimuladi yang dipromosi menjadi Sekretaris Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Sesjam Intelijen), menggantikan Suyadi, posisi yang ditingalkan Setia Untung akan diisi Loeke Larasati Agoestina, Sedangkan jabatan Sesjam Pengawasan akan dijabat Elvis Johnny, mengantikan Feri Wibisono yang akan menjabat Sesjam Perdata dan Tata Usaha Negara, sementata posisi Wakajati DKI dijabat Febrie Adriyansyah, selain itu Happy Widiastuti menduduki posisi sebagai Direktur I pada JAM Intelijen.

Berdasarkan Surat Keputusan Jaksa Agung RI, terdapat Mutasi pada Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, Reda Manthovani mendapat promosi sebagai Asisten Tindak Pidana Umum pada Kejati Sumsel, Redha dikenal sebagai Kajari yang membangun inisiatif Koperasi pada Kejaksaan Negeri Jakarta Barat agar karyawan dapat sejahtera.

Selanjutnya posisi Kajari Jakarta Barat yang ditingalkan Reda akan diisi Patris Yusrian Jaya, dan posisi Kajari Jakarta Pusat dijabat Kuntadi, posisi Didik Istiyana yang sebelumnya Kajari Jakarta Pusat menjadi Koordinator Pidana Khusus. (Hendrik/Tim)

Foto: Kajari Jakarta Barat Reda Manthovani mendapat promosi sebagai Aspidum pada Kejati Sumsel

Mabes Polri Rotasi Jabatan 7 Pati Dan 2 Pamen 

Foto: Kapolri (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia, melaksanakan Tour Of Duty dan Tour Of Area pada 7 Perwira Tinggi dan 2 Perwira Menengah Polri.

Diantara ke Tujuh Pati ini terdapat nama yakni Komjen Pol Putut Eko Bayu Seno semula menjabat Kepala Badan Pemiliharaan Keamanan Polri di rotasi sebagai Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum), Mabes Polri, yang akan mengantikan Komjen Pol Dwi Prayitno dalam rangka persiapan pensiun, selanjutnya jabatan yang ditingalkan Putu Eko Bayu akan diisi oleh Komjen Pol Moechgiyarto yang sebelumya menjabat Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri.

Sementara jabatan Kalemdikpol akan diisi Irjen Pol Unggung Cahyono, sebelumnya menjabat Aslog Mabes Polri, jabatan Aslog Polri akan dijabat Brigjen Pol Asep Suhendar.

Adapun perwira menengah (Pamen), yang ikut di rotasi adalah Kombes Pol Joko Irwanto yang akan menduduki jabatan baru sebagai Irwil V Itwasum Polri, dan Kombes Pol Tavip Yulianto di rotasi sebagai Irbidjemenopsnal I Itwil III Itwasum Polri.

” Ya ini dalam rangka rotasi pekerjaan dan ada yang pensiun maka harus diganti segera,” ujar Kabag Penum Polri Kombes Pol Martinus Sitompul di Jakarta Rabu (13/9/2017).  (Tim)

Jaksa Agung Lantik 316 Jaksa, Diminta Jaga Citra 

Foto: Jaksa Agung pelantikan Jaksa (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Jaksa Agung RI M Prasetyo melantik 316 Jaksa muda angkatan 74 tahun 2017 di lapangan Badiklat Ragunan, Jakarta, Senin (11/9/2017).

Jaksa Agung dalam amanatnya mengatakan jajaran Kejaksaan Republik Indonesia turut aktif mendukung program reformasi hukum tahap pratama, berupa pemberantasan pungli.

“Saya berharap saudara mampu menjadi bagian untuk memecahkan penyakit masyarakat ini dan jangan justru menjadi bagian dari pelaku pungli” tegas M Prasetyo.

Masih kata Jaksa Agung dirinya tidak akan mentolerir segala bentuk penyimpangan dan tindakan indisipliner yang mengarah pada pelangaran etika seorang jaksa.

Kepada saudara-saudara yang dilantik, untuk bisa menjaga citra dan etika sebagai jaksa, selamat bertugas, tutup M Prasetyo. (Hdr/Tim)