Masalah Ekonomi, Wanita Muda Nekat Rampok Tetangga 

Foto: Pelaku saat di Polsek Koja, Jakarta Utara.

dutainfo.com-Jakarta: Seorang wanita muda Siska Widiyanti (26), nekat merampok dirumah tetangganya, Korban Sarminah (34) yang beralamat di J alan Cemara Ujung, Blok I No 5 Rt 007, Rw 05, Kelurahan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara, Senin (12/2/ 2018) Siang.

Aksi perampokan ini terbongkar, lantaran anak korban teriak minta tolong, warga yang mendengar langsung menangkap pelaku.

“Ya benar awal kejadian bermula pelaku menyambangi rumah korban dengan menutup muka memakai cadar, pelaku Siska berpura-pura mencari kontrakan,” ucap Kapolsek Koja Kompol Agung Wib owo, pada awak media, Selasa (13/2/2018).

Pelaku rupanya mencari kontrakan hanya modus belaka, setelah pintu rumah terbuka, Siska masuk dan langsung menodong kan pisau kepada pemilik rumah (Korban), dan kedua anaknya yang berusia 10, dan 5 tahun.

Pada kesempatan itu pelaku mengambil paksa kalung emas korban, dan memaksa minta barang berharga lainnya, ungkap Agung.

Nah ketika ada pelaku lengah, kemudian korban dan anaknya lari menuju kamar tidur dan mengunci pintu dari dalam, rupanya pelaku Sisca kalap dan berusaha mendobrak pintu.

“Ketika pintu didobrak salah satu anak korban keluar dari sela-sela pintu y ang terbuka, lantas berteriak minta tolong kepada warga sekitar,” kata Agung.

Pelaku Siska sempat melarikan diri, namun berhasil ditangkap warga dipojokan sampah dekat pos R w.

Polisi mengamankan pelaku Siska berikut barang bukti kalung emas seberat 6 gram lengkap dengan suratnya, pisau, cadar dan tas jinjing.

Ketika ditemui awak media di Polsek Koja, korban Sarminah mengatakan dirinya tak menyangka bila tetangganya itu nekat me rampok dirinya. Ia meras a tak curiga lantaran ke d uanya adalah sahabat ak rab.

Beberapa hari yang lalu Sisca pernah curhat masalah ekonomi, dan sempat pinjam uang.

Pelaku Sisca akan dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, ancaman hukuman 5 tahun penjara.     (Hdr/Dar)

Petugas Gabungan Polri Tembak Mati Penyelundup Narkoba 

Foto: Barang bukti sabu dan ekstasi di Pergudangan Dadap, Tangerang.

dutainfo.com-Jakarta: Anggota gabungan Polri dari Mabes Polri dan Polda Metro Jaya, berhasil ungkap penyimpanan sabu 239,785 kilogram dan 30.000 pil ekstasi, di pergudangan Harapan Jaya Nomor 36 Gudang E 12, Dadap Jaya, Kosambi, Tangerang, empat orang berhasil ditangkap seorang ditembak mati.

“Ya telah diamankan narkoba jenis sabu dan ekstasi di Komplek Pergudangan Harapan Dadap Jaya Nomor 36, Dadap, Kosambi, Tangerang, pada Kamis (8/2/2018) lalu, ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono.

Barang haram tersebut di simpan dalam 12 mesin cuci, saat ditemukan sabu terbungkus plastik sebanyak 228 bungkus, untuk pil ekstasi ada enam bungkus plastik.

Tiga pelaku yang diamankan yakni Joni, alias Marvin, Andi alias Aket, dan Indrawan alias Alun, sedangkan Lim Toh Hing alias Onglay terpaksa ditembak mati karena melawan petugas.

Sejumlah perwira menengah polri yang terlibat dalam pengungkapan kasus ini yakni Kombes Pol Suwondo Nainggolan, Kombes Pol Herry Heryawan, Kombes Nico Afinta, dan AKBP Fadli Widiyanto.

Berdasarkan informasi pelaku Lim Toh Hing telah enam kali menyelundupkan narkotika dari Malaysia ke Indonesia dengan jumlah fantastis.  (Hdr/Dar)

Polres Jakarta Barat, Tangkap 5 Pelaku Pengeroyokan Ustadz

Foto: Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi saat memberikan keterangan di depan awak media

dutainfo.com-Jakarta: Petugas Kepolisian Polres Jakarta Barat, tangkap 5 pelaku pengeroyokan terhadap Ustadz Basit di Kemanggisan, Jakarta Barat.

” Ya Lima pelaku yang diduga melakukan pengeroyokan sudah kita amankan, nanti akan kita dalami lagi, namun keterangan saksi mereka ada semua di TKP,” ujar Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi, pada awak media di Mapolres Jakarta Barat, Minggu (11/2).

Masih kata Hengki, Kelima orang ini adalah komplotan mereka, kelompok mereka, namun kita kan harus tahu dulu apa perannya masing-masing dari mereka, kata Hengki.

Sebelumnya pihak kepolisian telah menangkap Tiga pelaku pengeroyokan yakni Al, AR, dan BL. Ada tiga lagi yang masih dalam pencarian petugas.

Ustadz Basit dikeroyok oleh sekelompok remaja pada Sabtu (10/2/2018) malam di Jalan KH Syahdan, Palmerah, Jakarta Barat. Korban Basit mengalami luka bacok ditangan kirinya.

Para pelaku remaja pengeroyokan bermula tidak terima ditegur oleh Ustad Basit, lantas melakukan pengeroyokan.   (Hdr/Dar)

Lagi Polsek Kembangan Ungkap Pelaku Narkoba

Foto: Barang bukti sabu

dutainfo.com-Jakarta: Pe laku pengedar narkoba kembali diamankan anggota Reserse narkoba Polsek Kembangan, Jakarta Barat, pada Sabtu (10/2).

” Ya telah diamankan dua orang pelaku narkoba berinisial JA (23), dan AA (23), di Komplek DKI, Joglo, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat,” ujar Kapolsek Kembangan Kompol Supriyadi, pada awak media.

Ke dua pelaku ditangkap lantaran kedapatan membawa narkotika jenis sabu sebanyak 11 paket dengan berat 5,94 gram yang dimasukkan dalam kotak rokok, pelaku ditangkap saat transaksi didalam kamar, ungkap Supriyadi.

Sementara Kanit Reskrim um Polsek Kembangan AKP Vernal Sambo, menambahkan bahwa pengungkapan pelaku narkoba ini berdasarkan informasi masyarakat yang resah pada para pelaku yang sering mondar-mandir di wilayah itu pada larut malam.

Setelah mendapat informasi kami melakukan penyelidikan dan benar pelaku kita amankan dan penggeledahan didalam kamar, anggota juga berhasil mengamankan barang bukti 11 gram paket sabu seber at 5,94 gram, 1 timbangan digital, HP Nokia dan HP Strowberi, kata Vernal Sambo.

Foto: Pelaku pengedar narkoba

Para pelaku mengakui barang haram tersebut memang miliknya dan sudah lama melakukan transaksi narkoba.

Kedua pelaku akan dijerat Pasal 114 ayat (1) sub 112 (1) jo 132 (1) UURI Nomor 35 Tahun 2009. (Hdr/Dar)

Intel Bais, Dan Intel Polisi Amankan 53 WNA 

Foto: Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono.

dutainfo.com-Jakarta: Sebanyak 53 Warga Negara Asing asal China, kesemuanya pria ini diamankan petugas Intel saat akan berangkat ke Gresik menggunakan Bus.

“Ya ada 53 pria WNA asal China sesuai jumlah passport,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, pada awak media (10/2/2018).

Ke 53 WNA ini diamankan oleh Intel BAIS pengawasan orang asing dan Subdit 5 POA Intelkam Polda Metro Jaya, dan diserahkan pada Ditreskrimum Polda Metro Jaya yang di terima Pamenwas Polda Metro Jaya Kompol Raindra Ramadhan Syah, kata Argo Yuwono.

Berdasarkan keterangan sopir bus M Sanusi yang diperoleh dari polisi, 53 WNA itu naik bus dari Ruko Eksekutif Blok E No 35 Kapuk, Jakarta Barat dengan tujuan Gresik, Jawa Timur.

Argo juga mengatakan untuk lebih lanjut terkait tujuan 53 WNA asal China ini ke Gresik, petugas masih mendalami dan menyelidiki lebih lanjut, nanti setelah selesai akan diserahkan pada pihak Imigrasi Jakarta Utara, sampai saat ini belum ada indikasi terlibat pidana, tutup Argo. (Hdr/iyl)