Tim Intelijen Kejati DKI, Diterjunkan Cari Spekulan Obat dan Oksigen

dutainfo.com-Jakarta: Kejaksaan Tinggi DKI, Jakarta Terjunkan Tim Intelijen guna mencari dan menyelidiki kelangkaan obat dan oksigen demi penanganan Covid-19.

“Ya benar hal tersebut dilakukan terkait kelangkaan baik obat-obatan maupun oksigen, kami operasikan tim intelijen demi identifikasi penyebabnya, jika ditemukan kami koordinasikan dengan Polda Metro Jaya,” ujar Kepala Kejaksaan Tinggi Jakarta, Asri Agung Putra pada awak media, Senin (5/7/2021).

Masih kata Asri, kami juga menurunkan jaksa-jaksa di tempat penyekatan PPKM darurat dalam rangka penegakan hukum.

“Kita akan memilah mana pendekatan persuasif dan mana yang tindak pidana sesuai peradilan,” ungkapnya. (Tim)

Satreskrim Polres Jakbar Terjunkan Anggotanya Back Up Personel Gabungan Dalam Rangka PPKM Darurat

Foto: Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat, Kompol Joko Dwi Harsono.

dutainfo.com-Jakarta: Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta Barat, menerjunkan anggotanya dalam rangka pelaksanaan PPKM Darurat di Wilayah Jakarta Barat.

Mulai dari kegiatan patroli preventif, pembubaran kerumunan hingga penebalan penyekatan dalam rangka penerapan PPKM Darurat.

Adapun pelaksanaanya dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat, Kompol Jokok Dwi Harsono.

“Ya benar kami akan menerjunkan anggota reskrim dalam rangka kegiatan PPKM Darurat untuk memastikan masyarakat mematuhi kebijakan pemerintah dalam rangka menekan laju penyebaran virus Covid-19,” ujar Kompol Joko Dwi Harsono, Sabtu (3/7/2021).

Masih kata Joko, kegiatan ini meliputi dari patroli himbauan mendatangi sentra usaha hingga melakukan back up di lokasi penyekatan bersama personel gabungan TNI-Polri.

“Hal ini dilakukan guna membantu jajaran Polres dan Polsek dalam pelaksanaan penegekan PPKM Darurat,” ungkapnya.

Selain itu menurut Joko, pihaknya juga akan mengintensifkan patroli secara rutin, serta melakukan sosialisasi ke masyarakat.

“Dalam kondisi darurat, kami akan tegakan Solus Populi Superma Lex Esto atau Keselamatan Rakyat Merupakan Hukum Tertinggi,” kata Joko.

Setiap pelanggaran protokol kesehatan akan kami tindak tegas, penegekan hukum akan kita tegakan, tutupnya. (Hdr/elw)

Polri Dan Kejaksaan Akan Pidanakan Yang Jual Obat Diatas Harga Eceran

dutainfo.com-Jakarta: BaReskrim Polri telah melakukan koordinasi dengan Kejaksaan Agung RI, terkait penegakan hukum atau sanksi pidana bagi pihak yang menjual obat-obatan diatas harga eceran tertinggi (HET).

“Ya benar jeratan pidana itu bakal diterapkan kepada oknum, saat menjual obat-obatan yang kerap digunakan masyarakat selama pandemi Covid-19 dengan harga yang tidak sesuai dengan aturan pemerintah atau Kemenkes,” ujar Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto, dalam jumpa pers virtual, Sabtu (3/7/2021).

Masih kata Komjen Agus, khusus satgas penegakan hukum, pak Kapolri sudah arahkan ke jajaran untuk disusun cara bertindak dan pasal yang sudah di koordinasikan dengan pihak Kejaksaan sehingga apabila terjadi hal yang diperkirakan apa yang disampaikan Pak Menko tadi menjual dengan harga yang lebih mahal atau menaikan harga yang lebih, kami akan lakukan penegakan hukum.

“Selain menaikan harga kami juga akan menindak tegas kepada pihak yang menimbun obat-obatan yang sering digunakan selama Pandemi Covid-19,” tegas Agus.

Masih menurut Komjen Agus, pihak Kejaksaan Agung menyatakan siap guna mendukung apapun langkah yang dilaksanakan Polri dalam sukseskan PPKM darurat yang sedang digelar.

Silahkan melaporkan pada pihak Polri apabila menemukan pihak-pihak yang jual obat diatas harga eceran selama obat yang biasa digunakan selama masa Pandemi Covid-19. (Tim)

Guna Pencegahan Dan Menurunkan Penularan Covid-19 TNI-Polri Tambora Edukasi Protkes

Foto: Personel Gabungan TNI-Polri dan Kecamatan Tambora Jakbar saat Ops Yustisi Protkes Covid-19.

dutainfo.com-Jakarta: Dalam rangka mengoptimalkan pencegahan dan penyebaran Covid-19 serta mensosialisasikan PPKM, Polsek, Koramil dan Kecamatan Tambora Jakarta Barat, gencar edukasi dan pendisiplinan penggunaan masker.

Sebanyak 28 pelanggar protokol kesehatan terjaring operasi yustisi yang digelar personel TNI-Polri dan Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, di Jl Kopi Roa Malaka Tambora, Jakarta Barat dan di pemukiman warga zona Orange Jl Pekapuran Tanah Sereal Tambora, Jakarta Barat, pada Kamis (1/7/2021).

“Ya benar kami bersama Tiga Pilar Tambora Jakarta Barat, melaksanakan operasi yustisi protokol kesehatan, serta mengedukasi masyarakat terkait Covid-19,” ujar Kapolsek Tambora Kompol M Faruk Rozi, Kamis (1/7).

Masih kata Kompol M Faruk, kami juga bersama Tiga Pilar, melaksanakan edukasi secara terus menerus artinya kami lakukan berkelanjutan guna memberikan edukasi kepada masyarakat khusunya Tambora, terkait protokol kesehatan Covid-19.

Dalam operasi yustisi kali ini sebanyak 28 pelanggar Protkes kedapatan tidak menggunakan masker adapun rincian 24 orang diberikan tindakan sosial dengan membersihkan fasilitas umum, sedangkan 4 orang memilih membayar denda administrasi.

“Operasi kali ini kami melibatkan 50 personel gabungan TNI-Polri, dan Kecamatan Tambora,” ungkapnya.

Selain itu Kapolsek Tambora Kompol M Faruk juga mengajak kepada masyarakat agar dapat terus mematuhi protokol kesehatan, jangan lengah saat ini Jakarta sedang darurat Covid-19, tutupnya. (Hdr/iyl)

Kapendam Jaya: Tabung Oksigen Di RSDC Telah Mencukupi

Foto: Kapendam Jaya Kolonel Arh Herwin Budi Saputra (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Kodam Jaya melalui melalui Kepala Penerangan Kodam Jaya, Kolonel Arh Herwin Budi Saputra memastikan ketersedian tabung oksigen di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC), Wisma Atlet telah mencukupi dan ada tambahan.

“Tabung oksigen Alhamdulilah ini keterangan dari COBRA Letkol Ckm dr Arifin kebutuhan oksigen untuk kesiapan oksigen di wisma atlet ini mencukupi, jadi sudah ada penambahan,” ujar Kolonel Arh Herwin kepada awak media, di RSDC Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (1/7/2021.

Masih kata Kolonel Arh Herwin, pergantian tabung oksigen sudah dilakukan dua kali lipat.

“Jadi ketersedian tabung oksigen di RSDC Wisma Atlet dinyatakan mencukupi,” ungkapnya.

Sudah dua kali lipat, artinya kesiapan oksigen dinyatakan untuk RSD Covid Wisma Atlet telah mencukupi, tutupnya. (Tim)