Dutainfo.com- Hakim Agung Gayus Lumbuun laporkan Trans 7 ke Mabes Polri,hal ini dipicu atas tuduhan dirinya menerima suap Rp 700 juta yang dilakukan artis Julia Perez(Jupe).
Gayus lumbuun mendatangi Mabes Polri Rabu(26/2) untuk membuat laporan perihal pemberitaan yang ditayangkan Trans 7 melalui acara Hitam Putih. Progaram acara Hitam putih yang disiarkan lansung Trans 7 itu yang saya laporkan ke Mabes Polri,karena yang pertama kali acara itu menyiarkan putusan perkara Jupe dan Depe yang diindikasikan ada sejumlah uang Rp 700 juta kepada dirinya,ungkap Gayus di Mabes Polri,Jakarta Selatan. Tuduhan itu tidak benar sama sekali,dan bukti transfer itu direkayasa,ucap Gayus saat memberikan keterangan pada wartawan. (Tim)
Duhhh, Empat Oknum Wartawan Peras PNS
Dutainfo.com- Bekasi: Satuan Reserse Kriminal Polresta Bekasi ringkus empat oknum wartawan,diduga ke empat oknum wartawan ini melakukan tindakan pemerasan terhadap seorang Pegawai Negeri Sipil(PNS).
Continue reading
Ketua SPINDO Jakarta Barat: Kejari Jakarta Barat harus usut tuntas korupsi di Sudin Kebersihan Jakbar
Dutainfo.com- Jakarta: Suku Dinas Kebersihan Jakarta Barat,sekitar dua bulan yang lalu pernah digeledah tim Kejaksaan Negeri Jakarta Barat,terkait dugaan korupsi penyelewengan anggaran BBM operasional mobil kebersihan TA 2012-2013. Continue reading
Prajurit TNI AD gelar operasi kebersihan pasca banjir
Dutainfo.com- Jakarta: Para Prajurit TNI AD diterjunkan untuk membantu masyarakat korban banjir melakukan bersih-bersih tumpukan sampah dan lumpur pasca banjir di Ibukota Jakarta.
Continue reading
Aparat Gabungan Kepolisian Siaga Amankan Sidang Hercules di PN Jakbar
Pengamanan ini dilakukan untuk antisipasi aksi Premanisme dari Anak buah Hercules, menyusul sehari sebelumnya FPI datang ke Pengadilan Jakbar akan memantau aksi Premanisme di Persidangan Hercules.
Ratusan Personel Polri disiagakan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat,Selasa(25/2). Mulai dari aparat Polsek,Polres dan Pasukan Elite Kepolisian(Brimob) Polda Metro Jaya,untuk amankan jalannya persidangan kasus pemerasaan yang dituduhkan pada Hercules Rosario Marshal. (Hdr/tim)



