Setelah Naik Pangkat Dandim 0503/JB Juga Sematkan Pangkat Baru 25 Prajurit Kodim

Foto: Dandim 0503/JB Kolonel Kav Valian Wicaksono Magdi S.Sos saat mengucapkan selamat atas kenaikan pangkat personel Kodim

dutainfo.com-Jakarta: Dandim 0503/Jakarta Barat Kolonel Kav Valian Wicaksono Magdi, S.Sos pimpin upacara tradisi corps report kenaikan pangkat Bintara dan Tamtama personel Kodim 0503/JB sebanyak 25 personel, di halaman Makodim 0503/JB, Jalan S Parman, Jakarta Barat, pada Selasa (1/10/2019).

Dalam sambutannya Dandim Kolonel Kav Valian Wicaksono, berharap kepada personel Bintara dan Tamtama yang mendapatkan kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi agar bisa mengubah rasa tanggung jawab dalam tugas, diri sendiri dan keluarga, semua ini merupakan apresiasi dari Negara melalui satuan guna memberikan kesejahteraan bagi prajurit.

“Kenaikan pangkat adalah tidak mudah dicapai penuh perjuangan dan syarat dari kriteria personel termasuk seleksi,” ungkap Kolonel Valian.

Selain itu Dandim juga meminta kepada ibu Persit agar terus mendoakan dan mendukung kinerja suami didalam bertugas.

Selamat dan sukses bagi 25 personel Kodim yang mendapatkan kenaikan pangkat terus ukir prestasi kalian, katanya.

Dihari yang sama diketahui juga Pangdam Jaya Mayjen TNI Eko Margiono juga menerima corps report kenaikan pangkat Perwira Menengah dan Perwira Pertama di jajaran Kodam Jaya, salah satunya yang memperoleh kenaikan pangkat Dari Letkol ke Kolonel yakni Dandim 0503/JB Kolonel Kav Valian Wicaksono Magdi S.Sos.

Resmi sudah Valian Wicaksono Magdi, S.Sos menyandang pangkat Kolonel per 1 Oktober 2019.
(Hdr)

Hari Ini Polda Metro Jaya Kerahkan 6000 Personel Amankan Aksi Buruh

Foto: Personel Polri (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Terkait rencana aksi unjuk rasa buruh hari ini di gedung DPR RI, Polda Metro Jaya kerahkan 6000 personel untuk mengamankan aksi tersebut.

“Ya ada sekitar 8.500 buruh pimpinan Said Iqbal akan unras di DPR RI 6 ribu personel gabungan akan mengamankan di DPR,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Argo Yuwono, Rabu (2/10/2019).

Personel pengamanan akan ditempatkan di depan gedung DPR, tutupnya. (Tim)

Hari Ini Polda Metro Jaya Kerahkan 6000 Personel Amankan Aksi Buruh

Foto: Personel Polri (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Terkait rencana aksi unjuk rasa buruh hari ini di gedung DPR RI, Polda Metro Jaya kerahkan 6000 personel untuk mengamankan aksi tersebut.

“Ya ada sekitar 8.500 buruh pimpinan Said Iqbal akan unras di DPR RI 6 ribu personel gabungan akan mengamankan di DPR,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Argo Yuwono, Rabu (2/10/2019).

Personel pengamanan akan ditempatkan di depan gedung DPR, tutupnya. (Tim)

Terkait Dugaan Perancang Demo Rusuh Dosen AB Di Tahan

dutainfo.com-Jakarta: Penyidik Polda Metro Jaya telah menetapkan status tersangka terhadap Abdul Basith dan lima orang lainnya, terkait perancang demo rusuh, keenam tersangka kini telah dilakukan penahanan di Rutan Mapolda Metro Jaya.

Abdul Basit diketahui adalah seorang dosen di Institut Pertanian Bogor (IPB), selain itu polisi juga mengamankan seorang Purnawirawan Perwira Tinggi TNI AL Laksda (Purn) Soni Santoso.

“Ya sudah dilakukan penahanan oleh penyidik,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Argo Yuwono, pada awak media, Selasa (1/10/2019).

Masih kata Kombes Argo Yuwono, para tersangka ini akan ditahan untuk 20 hari kedepan.
(Tim)

Polsek Kalideres Amankan Pelajar Yang Akan Berunjuk Rasa

Foto: Polsek Kalideres amankan siswa pelajar yang akan unjuk rasa di gedung DPR RI

dutainfo.com-Jakarta: Sejumlah pelajar baik dari wilayah sekitar Kalideres maupun Tangerang yang akan melakukan aksi demo di Gedung DPR RI pada Senin 30 September 2019, diamankan Polsek Kalideres Jakarta Barat.

“Ya benar upaya ini dilakukan sebagai bentuk langkah kita sejak dini guna memberikan arahan bahwa seusia muda mereka lebih baik belajar dengan giat untuk masa depan mereka,” ujar Kapolsek Kalideres AKP Indra Maulana Saputra, Selasa (1/10/2019).

Masih kata AKP Indra, para pelajar lebih baik belajar dengan sungguh-sungguh daripada mengikuti aksi demo yang dapat menimbulkan hal yang tidak diinginkan.

“Setelah kami berikan arahan kepada pelajar yang kita amankan kami memanggil pihak sekolah dan orang tua murid,” ungkap Indra.

Kapolsek juga berpesan bahwa peristiwa aksi demo yang melibatkan para pelajar akhir-akhir ini berujung ricuh, jika kita tidak mengantisipasi lebih awal dikhawatirkan dapat menggangu kepribadian psikologi mereka.

Pihak Polsek pun mendatangi sekolah salah satunya yayasan Safina Tulus Husna Pegadungan Kalideres Jakarta Barat sebagai langkah Preemtif dan Preventif.

Selain itu kami juga memberikan penyuluhan kepada pelajar tentang bahaya narkoba yang dapat merusak masa depan. AKP Indra juga menghimbau untuk tidak sekali-kali para siswa mencoba narkoba dalam bentuk apapun.
(Chand/Hdr)