Jaringan Narkoba Komplek Ambon Dibekuk Polres Jakarta Barat

Foto: Polres Jakbar saat mengamankan pengedar narkoba

dutainfo.com-Jakarta: Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, dibawah pimpinan Kanit 2 Narkoba AKP Maulana Mukarom membekuk 4 orang pengedar jaringan narkoba di sekitar komplek Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat.

Empat orang yang berhasil diamankan yakni YG (20), ANJ (25), AM (29), dan AJ (32).

“Ya penangkapan para tersangka berawal dari laporan masyarakat yang resah akan peredaran narkoba di sekitaran wilayah RSUD Cengkareng, Jakarta Barat,” ujar Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi Sik, MH, Rabu (30/10/2019).

Sementara Kasat Narkoba Polres Jakarta Barat, AKBP Erick Frendriz menambahkan berdasarkan interogasi yang didapat dari YG barang haram tersebut didapat dari ANJ.

Anggota langsung bergerak cepat dan berhasil menangkap tiga tersangka lainya yakni ANJ (25), AM (29), dan AJ (32).

“Total barang bukti yang disita 7 plastik klip sabu 442 gram, 190 lempeng psikotropika jenis H5 sebanyak 1900 butir, satu buah timbangan elektrik, 5 unit hp,” ungkap Erick.

Dari hasil pemeriksaan empat orang pengedar narkoba ini merupakan jaringan internasional, hal ini terungkap berdasarkan informasi para tersangka dikendalikan oleh WN Malaysia.

“Kita masih Kembangkan terus jaringan atasnya, dari hasil penangkapan tersebut didapat saat ini berubah pola dimana yang biasa jadi basis peredaran yaitu kampung ambon sekarang pindah ke kampung sekitar komplek ambon, jelasnya.

Narkoba ini disinyalir yang masuk bukan saja dari lokal melainkan internasional, terang Erick.

Keempat tersangka ini mulai menjalankan bisnis sejak tahun 2018, tersangka AJ juga merupakan residivis atas kasus yang sama.

Para tersangka hingga kini masih berada di Mapolres Jakarta Barat, guna proses hukum lanjutan, tutupnya.
(Elw/Hdr)

Kapolres Jakbar Tekankan Tidak Ada Aksi Premanisme Di Jakbar

Foto: Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi Sik MH

dutainfo.com-Jakarta: Jajaran Polres Jakarta Barat dan Polsek Se Jakarta Barat, ditekankan oleh Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi agar dapat menindak tegas tindakan aksi premanisme yang meresahkan masyarakat.

“Jangan takut, mereka menggunakan kekerasan kita diberikan kewenangan untuk melawan mereka, mereka melawan kita tindak tegas,” ujar Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi Sik, MH, di Mapolres Jakarta Barat Selasa (29/10/2019).

Masih kata Kombes Hengki, ketegasan itu setelah anggotanya menangkap berbagai macam kasus premanisme di Jakarta Barat.

“Pada umumnya pelaku premanisme yang kita amankan menggunakan modus berbagai macam untuk melancarkan aksinya dan cenderung sangat merugikan korbanya,” ungkap Hengki.

Diantara sederet kasus premanisme yang berhasil diungkap salah satunya Hercules yang merupakan preman terkenal sadis pun dibuat tak berdaya setelah dibekuk Satuan Reskrim Polres Jakarta Barat.

“Belum lama ini juga terungkap kasus preman yang berkedok debt collector dengan mengintimidasi maupun menyekap korbanya yang dialami oleh Direktur Utama Engkos Kosasih,” kata Hengki.

Kapolres Kombes Hengki mengaku tindakan premanisme yang tumbuh lantaran korban tidak melaporkannya ke Polisi. Oleh karena itu dirinya menghimbau masyarakat untuk berani melapor bila menjadi korban premanisme.

“Kami tidak akan mundur dan terus akan memberantas aksi premanisme diwilayah hukum Polres Jakarta Barat. Saya imbau kepada masyarakat untuk berani melaporkan karena pada dasarnya polisi tidak bisa bekerja sendiri,” ucapnya.

Hengki juga menegaskan kejadian ini bisa menjadi efek jera (detterent effect) baik bagi para pelaku maupun masyarakat secara meluas. Pada dasarnya semua harus berdasarkan hukum.

“Selain itu penegakan hukum ini kami pandang sebagai metode HIT And Fix, (pukul dan perbaiki) ada aspek preventif juga kedepan,” tegasnya.

Kalau ada yang masih coba-coba melakukan aksi premanisme akan berhadapan dengan kami. Jika melawan kami tak segan untuk memberikan tindakan tegas dan akan kami sikat karena komitmen kami Jakarta Barat Zero Premanisme, tutupnya. (Hdr)

Kodam Jaya Dan Polda Metro Akan Terus Sinergi Amankan Ibu Kota

Foto: Pangdam Jaya Mayjen TNI Eko Margiono dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono

dutainfo.com-Jakarta: Pangdam Jaya Mayjen TNI Eko Margiono mengatakan pihak Kodam Jaya dan Polri akan selalu solid dalam melaksanakan pengamanan, khususnya di Ibu Kota DKI Jakarta, hal ini ditegaskan Pangdam Jaya saat mengikuti apel penutupan operasi Mantap Brata, di Gedung MPR/DPR RI, Jakarta Pusat, Selasa (29/10/2019).

“Jangan ragukan soliditas TNI dan Polri,” ujar Pangdam Jaya Mayjen TNI Eko Margiono.

Masih kata Pangdam Jaya pihaknya akan selalu bersinergitas dengan Polri dalam kerja sama mengamankan wilayah Ibu Kota Jakarta dan sekitarnya.

Lebih lanjut Eko mengatakan pihaknya bersama Kapolda Metro Jaya akan mengevaluasi terkait pengamanan dalam operasi Mantap Brata.

Sementara Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono menambahkan pihaknya akan melakukan evaluasi guna memperbaiki sistem pengamanan TNI-Polri diwilayah hukumnya.

“Nanti tentunya dalam setiap operasi ada langkah-langkag atensi dan evaluasi (Anev) yang kita lakukan, apa saja kekurangannya, kita akan perbaiki,” ucap Gatot.
(Tim)

Ini Himbauan Jaksa Agung Saat Apel Sumpah Pemuda

Foto: Jaksa Agung ST Burhanuddin Saat Irup apel hari Sumpah Pemuda di Badiklat Kejaksaan RI

dutainfo.com-Jakarta: Dalam rangka kegiatan apel hari Sumpah Pemuda, Jaksa Agung RI ST Burhanuddin menghimbau agar pemuda lebih memperbanyak ilmu pengetahuan dan jauhi pornografi serta terorisme.

“Hal ini mempunyai dampak negatif, Informasi-informasi yang bersifat destruktif mulai dari pornografi, narkoba, pergaulan bebas hingga radikalisme dari terorisme juga masuk dengan mudahnya apabila pemuda tidak dapat membendung dengan filter ilmu pengetahuan dan karakter positif dalam berbangsa dan bernegara,” ujar Jaksa Agung ST Burhanuddin, saat memimpin apel di Badiklat Kejaksaan, (28/10/2019).

Selain itu Burhanuddin juga berpesan agar Kejaksaan selalu menghormati jasa para pahlawan.

“Hargai jasa-jasa pahlawan ini merupakan hal terpenting bagi bangsa,” ungkapnya.

Pada kegiatan apel hari sumpah pemuda 2019 Jaksa Agung ST Burhanuddin bertindak sebagai inspektur upacara yang dikuti ratusan personel Kejaksaan, bertempat di Halaman Badan Pendidikan Dan Pelatihan Kejaksaan RI, Jakarta Selatan.
(Tim)

Mantan Jaksa Agung Prasetyo Titip Program TP4 Dan Putranya

Foto: Mantan Jaksa Agung HM Prasetyo bersama Keluarga saat lepas sambut Jaksa Agung

dutainfo.com-Jakarta: Jaksa Agung ST Burhanuddin, diminta oleh Seniornya mantan Jaksa Agung HM Prasetyo untuk melanjutkan program Tim Pengawal Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan (TP4), selain itu Prasetyo juga menitipkan putranya Bayu Adhinugroho yang saat ini menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Barat.

Dalam kesempatan kegiatan lepas sambut itu HM Prasetyo berharap program TP4 dapat dilanjutkan oleh Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin.

“Kalau Pak Jaksa Agung berkenan dinilai baik, mohon bisa dilanjutkan program itu,” ujar Prasetyo, di Badiklat Kejaksaan RI, Senin (28/10/2019).

Masih kata HM Prasetyo, dirinya mengaku teringat perkataan Presiden bahwa jaksa cukup menakutkan guna mengawasi proyek pemerintah.

Nah sambung Prasetyo dirinya berpikir untuk tidak fokus pada menghukum saja, akan tetapi dalam bentuk pencegahan.

“Semenjak dibentuk program itu telah berhasil menyelamatkan triliunan Anggaran Pendapat dan Belanja Negara,” ungkapnya.

Selain itu Mantan Jaksa Agung Prasetyo juga menitipkan putranya Bayu Adhinugroho yang saat ini menjabat Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, kepada Jaksa Agung Burhanuddin.

“Saya titipkan ke Pak Bur kalau ada yang tidak benar, dijewer,” kata Prasetyo.

Prasetyo juga meminta pada Bayu agar tidak menjual namanya terkait jabatan, dia berharap putranya itu bisa menjadi jaksa yang baik.
(Tim)