Pomdam XIII/Merdeka Serahkan Kolonel Inf Priyanto Ke Puspomad Karena Perwira Menengah

Foto: (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Kolonel Inf Priyanto, salah satu tersangka Laka lantas dan pembuang dua sejoli ke sungai Serayu, Jawa Tengah, korban Handi dan Salsa, telah diserahkan Polisi Militer Kodam XIII/Merdeka ke Pihak Polisi Militer Pusat TNI AD di Jakarta.

Tersangka Kolonel Inf Priyanto diberangkatkan dengan menggunakan pesawat komersial dari Bandara Internasional Samratulangi Manado pada Sabtu (26/12/2021) pada pukul 10.00 WITA.

“Ya benar yang bersangkutan dikirim ke Puspomad karena dirinya seorang Perwira Menengah (Pamen) yang prosedurnya ditangani oleh Pusat Polisi Militer,” ujar Kapomdam XIII/Merdeka, Kolonel Cpm Tri Cahyo, pada awak media, Minggu (26/12/2021).

Masih kata Kolonel Cpm Tri Cahyo, yang akan melakukan penyidikan adalah Puspom TNI AD yang tetap berkoordinasi dengan Pomdam III/Siliwangi mengingat lokus kejadian diwilayah hukum Kodam III/Siliwangi.

Masih sambung Kolonel Cpm Tri, sebelum dikirim ke Puspom TNI AD, sejak tanggal 24 Desember 2021 pihak Pomdam XIII telah melakukan penyelidikan dan penyidikan awal kepada Kolonel Inf P.

“Dari penyelidikan awal ditemukan bukti adanya tindak pidana pada kasus kecelakaan lalu lintas di Nagreg Jawa Barat,” ungkapnya.

Kolonel Inf Priyanto menjabat Kasi Intel Korem 133/Nani Wartabone di Gorontalo merupakan salah satu dari tiga pelaku penabrak dan pembuang dua sejoli Handi dan Salsabila.

Dalam kasus ini Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa, dengan tegas mengatakan akan tetap mengawal kasus ini hingga tuntas, dan memastikan akan memproses secara internal oknum TNI AD itu.
(Tim)

Polisi Militer TNI AD Tahan Pamen dan Tamtama TNI AD Terkait Kasus Penabrakan

Foto: Rumah Tahanan Militer (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Tiga oknum TNI AD penabrak Handi-Salsa ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan oleh Polisi Militer TNI AD.

Polisi Militer TNI AD, telah menahan 3 tersangka yakni 1 Orang Perwira Menengah (Pamen) TNI AD berinisial Kolonel Inf P dari Korem Gorontalo Kodam Merdeka, Manado, 2 orang Tamtama TNI AD berinisial Kopda DA dari Kodim Gunung Kidul, dan Kopda AD dari Kodim Demak,Kodam Diponegoro, Jawa Tengah.

“Ya saat ini perkata sudah ditangani Polisi Militer TNI AD dan ketiga tersangka sudah dilakukan penahanan oleh penyidik POMAD,” ujar Kapen Pusmpomad Letkol Cpm Agus Subur, kepada awak media, Sabtu (25/12/2021).

Berdasarkan keterangan Kapuspen TNI Mayjen TNI Prantara, para tersangka yakni Kolonel Inf P, Kopda DA, dan Kopda AH.

Masih kata Letkol Cpm Agus Subur, ketiga tersangka ini ditahan guna kepentingan penyidikan.

“Jadi guna dilakukan pemeriksaan oleh penyidik Polisi Militer Angkatan Darat,” ungkapnya.

Sebelumya diketahui, Korban Handi dan Salsa ditabrak sebuah mobil yang ditumpangi terduga oknum TNI di Nagreg, Kabupaten Bandung pada Rabu (8/12) sore, ketiganya mengangkut tubuh Handi-Salsa ke dalam mobil.

Namun beberapa hari kemudian, mayat Handi dan Salsa ditemukan di sungai Serayu, Jawa Tengah, ketiga pelaku diduga kuat sengaja membuang kedua tubuh sejoli itu.

Kasus ini mendapat perhatian serius dari Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa.

Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa memastikan akan memproses secara internal oknum TNI AD itu.

Jenderal Andika, juga akan mengawal kasus kematian Handi-Salsa yang diduga melibatkan anggota TNI AD sampai tuntas.

“Selain hukuman pidana oknum TNI AD yang terlibat ada hukuman tambahan pemecatan dari dinas militer,” tegasnya.
(Tim)

Polres, Kodim, Dan Walikota Jakbar Kerahkan 2.000 Personel Amankan Nataru 2022

dutainfo.com-Jakarta: Guna pengamanan dan antisipasi Natal dan Tahun Baru 2022, Polres Jakarta Barat, Kodim 0503/JB, Walikota Jakarta Barat, dan Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, melaksanakan apel di Kantor Walikota Jakarta Barat, Kamis (23/12/2021).

Ada empat titik yang menjadi fokus perhatian personel gabungan di Jakarta Barat guna mencegah kerumunan pada saat malam pergantian tahun 2022.

“Ya benar ada 4 titik pertama di Kota Tua, Kedua di CNI, Ketiga ada di Daan Mogot Mall, dan Keempat Pasar Baru, itu menjadi atensi kita,” ujar Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo, kepada awak media, Kamis (23/12).

Masih kata Ady, kawasan Kota Tua nantinya akan ditutup selama malam pergantian tahun 2022, hal tersebut dilakukan guna menghindari kerumunan masyarakat yang dikhawatirkan malah menambah kasus Covid-19.

Selain itu Polres Jakarta Barat,Kodim 0503/JB dan Walikota Jakarta Barat akan menerjunkan sebanyak 2.000 personel gabungan untuk Operasi Lilin Jaya 2021, Operasi ini akan dilaksanakan selama 10 hari kedepan mulai 23 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.

“Ada tiga target yang harus kita dapatkan, pertama pelaksanaan Natal bisa terlaksana hingga aman damai, dan hikmat, kedua situasi kamtibmas kondusif, ketiga karena kita masih pandemi kita bisa mengendalikan Covid, khususnya di Jakarta Barat,” ungkapnya.

Hadir dalam kegiatan apel Pam Nataru yakni, Kapolres Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo, Dandim 0503/JB Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki, Walikota Jakarta Barat Yani Wahyu Purwoko, dan Kajari Jakarta Barat Dwi Agus Arfianto.
(Tim)

Polres,Kodim,Walkot Dan Kejari Jakbar Apel Kesiapan PAM Nataru

dutainfo.com-Jakarta: Guna pengamanan dan antisipasi Natal dan Tahun Baru 2022, Polres Jakarta Barat, Kodim 0503/JB, Walikota Jakarta Barat, dan Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, melaksanakan apel di Kantor Walikota Jakarta Barat, Kamis (23/12/2021).

Ada empat titik yang menjadi fokus perhatian personel gabungan di Jakarta Barat guna mencegah kerumunan pada saat malam pergantian tahun 2022.

“Ya benar ada 4 titik pertama di Kota Tua, Kedua di CNI, Ketiga ada di Daan Mogot Mall, dan Keempat Pasar Baru, itu menjadi atensi kita,” ujar Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo, kepada awak media, Kamis (23/12).

Masih kata Ady, kawasan Kota Tua nantinya akan ditutup selama malam pergantian tahun 2022, hal tersebut dilakukan guna menghindari kerumunan masyarakat yang dikhawatirkan malah menambah kasus Covid-19.

Selain itu Polres Jakarta Barat,Kodim 0503/JB dan Walikota Jakarta Barat akan menerjunkan sebanyak 2.000 personel gabungan untuk Operasi Lilin Jaya 2021, Operasi ini akan dilaksanakan selama 10 hari kedepan mulai 23 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.

“Ada tiga target yang harus kita dapatkan, pertama pelaksanaan Natal bisa terlaksana hingga aman damai, dan hikmat, kedua situasi kamtibmas kondusif, ketiga karena kita masih pandemi kita bisa mengendalikan Covid, khususnya di Jakarta Barat,” ungkapnya.

Hadir dalam kegiatan apel Pam Nataru yakni, Kapolres Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo, Dandim 0503/JB Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki, Walikota Jakarta Barat Yani Wahyu Purwoko, dan Kajari Jakarta Barat Dwi Agus Arfianto.
(Tim)

Kejati NTT Pastikan Oknum Jaksa Yang Ditangkap Satgas 53 Kejagung Sudah Dicopot Jabatanya

Foto: Kasipenkum Kejati NTT Abdul Hakim (Antara)

dutainfo.com-Jakarta: Kejaksaan Tinggi NTT memastikan telah mencopot jabatan Kasi Penyidikan pada Aspidsus Kejati NTT, Kodrat Mantolas, terkait penangkapan oleh tim Satgas 53 Kejagung RI, karena perbuatan tercela.

“Ya benar Kejaksaan Tinggi NTT telah menonaktifkan saudara Kondrat Mantolas dari jabatannya setelah yang bersangkutan diamankan Satgas 53 Kejagung RI,” ujar Kasi Penkum Kejati NTT Abdul Hakim, seperti dikutip Antara, Rabu (22/12/2021).

Masih kata Abdul Hakim, Kejaksaan Tinggi NTT, tidak memberikan toleransi kepada semua jaksa yang melakukan tindakan tercela dan mencoreng citra lembaga.

“Kodrat Mantolas saat ini sedang dalam pemeriksaan Tim Penyidik Kejaksaan Agung,” ungkapnya.

Selain Kodrat Mantolas, tim Satgas 53 Kejagung RI juga mengamankan Direktur PT Sari Karya Mandiri Hemus Taolin.

Keduanya ditangkap Tim Satgas 53 Kejagung RI di Tuak Daun Merah Kota Kupang pada Senin (20/12/2021).
(Tim)