Polres Jakbar Dan Kodim 0503/JB Terus Laksanakan Patroli Skala Besar Di Jakbar

Dutainfo.com-Jakarta: Dalam rangka menjaga Jakarta Barat tetap aman, nyaman, dan damai, Polres Metro Jakarta Barat bersama 3 Pilar kembali menggelar patroli skala besar, Senin (22/9/2025).

Sebanyak 54 personel gabungan yang terdiri dari TNI-Polri dan Satpol PP diturunkan untuk mengamankan wilayah.

Patroli tersebut dipimpin langsung oleh KASPKT Kompol Risris Priyatna, S.H.,M.H

Sebelum bergerak, seluruh personel melaksanakan apel kesiapan sebagai bentuk komitmen bersama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kompol Risris Priyatna menjelaskan, patroli ini merupakan bentuk nyata kehadiran aparat di tengah masyarakat.

“Kami ingin memastikan warga merasa tenang saat beraktivitas. Patroli ini tidak hanya menyusuri titik rawan, tetapi juga menjadi sarana kami untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat,” ungkapnya.

Selama patroli berlangsung, para personel tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi juga menyapa warga yang ditemui di jalan.

Kehangatan dan keramahan aparat menjadi pengingat bahwa keamanan bukan hanya soal aturan, melainkan juga soal rasa kepedulian.

Kegiatan patroli Jaga Jakarta ini menegaskan pentingnya sinergi antara aparat dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang kondusif.

Dengan kebersamaan, Jakarta Barat diharapkan selalu menjadi rumah yang aman bagi seluruh warganya. (Tim)

Polisi Militer TNI, Akan Tertibkan Penggunaan Strobo Dan Sirene

Foto: Komandan Pusat Polisi Militer TNI (Danpuspom TNI) Mayjen TNI Yusri Nuryanto (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Pihak Pusat Polisi Militer TNI, strobo dan sirene pengawalan sangat mengganggu, dan akan menertibkan penggunaannya.

“Jadi nanti kita akan di internal kita TNI, kami sudah sampaikan pada masing-masing Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) angkatan untuk menertibkan itu, terutama suara ini, kadang-kadang cukup mengganggu serta memancing emosi, kami akan tertibkan,” kata Danpuspom TNI, Mayjen TNI Yusri Nuryanto, Senin (22/9/2025).

Masih kata Mayjen TNI Yusri, aturan penggunaan strobo dan sirene sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas.

“Kemarin Bapak Panglima TNI sudah memberikan statement, Bapak Panglima TNI sendiri tidak menggunakan itu, jadi mari kita contoh,” ungkapnya.

Berdasarkan Undang-Undang itu, Strobo hanya boleh digunakan untuk ambulan, pemadam kebakaran, mobil jenazah, dan kendaraan pengawal.

Sebelumnya gerakan Stop Tot Tot Wuk Wuk ramai di media sosial sebagai bentuk protes masyarakat terhadap maraknya pengguna strobo dan sirene di jalan raya maupun jalan tol.
(**)

Sinergi TNI-Polri, Kapolres Jakbar Dan Dandim 0503/JB Berbagi 100 Paket Sembako

Foto: Kapolres Jakbar Kombes Pol Twedi Aditya Dan Dandim 0503/JB Kolonel Kav Sigit Dharma Wiryawan.

Dutainfo.com-Jakarta: Suasana Jumat penuh berkah terasa hangat di Masjid Jami Al-Istiqomah, Jakarta Barat, pada Jumat (19/9/2025).

Usai melaksanakan salat Jumat berjamaah bersama warga, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi bersama Dandim 0503 JB Kolonel Kav Sigit Dharma Wiryawan menggelar kegiatan “Jumat Peduli – Jaga Jakarta Berbagi.”

Dalam kegiatan ini, sebanyak 100 kantong beras @5 kg dibagikan kepada masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pengurus DKM Masjid Jami Al-Istiqomah.

Senyum bahagia warga menjadi bukti nyata bahwa sekecil apa pun uluran tangan, dapat membawa kebahagiaan bagi sesama.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bentuk kepedulian sekaligus wujud nyata sinergi TNI–Polri dalam mendekatkan diri kepada masyarakat.

“Berbagi adalah salah satu cara kita menjaga Jakarta agar tetap harmonis. Semoga kegiatan ini bisa sedikit meringankan dan membawa keberkahan bagi kita semua,” ungkapnya.

Kegiatan sederhana namun penuh makna ini memperlihatkan bagaimana TNI–Polri hadir tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat yang siap berbagi dan peduli. (Tim)

TNI AD, Melalui Kodim Dan Koramil Pastikan Ikut Kawal Siskamling

Foto: Kadispenad Brigjen TNI Wahyu Yudhayana (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD), pastikan mendukung kegiatan sistem keamanan lingkungan (siskamling) di wilayah Indonesia, hal tersebut sesuai himbauan Kementerian Dalam Negeri.

“Ya jajaran TNI AD, melalui satuan kewilayahan seperti Komando Distrik Militer (Kodim), dan Komando Rayon Militer (Koramil) akan bekerjasama dengan kepolisian dan pemerintah daerah guna memperkuat keamanan lingkungan masyarakat,” ujar Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Brigjen TNI Wahyu Yudhayana, kepada awak media, Kamis (18/9/2025).

Masih kata mantan Komandan Kodim 0503/Jakarta Barat ini, di semua daerah di seluruh tanah air sekarang sedang menggalakan lagi siskamling guna menjaga wilayah kita masing-masing.

“Sinergi pengamana sudah berjalan lama di lapangan,” ungkapnya.

Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan Bhabinkamtibmas menjadi ujung tombak kehadiran TNI-Polri di tengah-tengah masyarakat, sambung Brigjen TNI Wahyu.

“Jadi kita menggunakan satuan kewilayahan, seperti Kodim, dan Koramil, selama ini sudah berjalan, dan sekarang semakin ditingkatkan lagi, serta semakin digalakan lagi ya, sehingga tidak ada dalam kaitan untuk pembentukan unit tertentu, tidak ada,” tegas Wahyu.

Selain itu Brigjen TNI Wahyu, juga menambahkan, pengalaman selama ini menjadi bekal untuk membuat sistem keamanan lingkungan yang lebih baik dan lebih tertib ke depan.

Seperti diketahui, Kemendagri, meminta semua kepala daerah di seluruh Indonesia, untuk mengaktifkan lagi sistem keamanan lingkungan (siskamling).
(**)

Dalam Rangka HUT TNI Ke-80 TNI Gelar Latihan Defile Alutsista Di Monas

Foto: Parade Alutsista TNI (ist)

dutainfo.com-Jakarta: TNI, akan gelar latihan defile alat utama sistem senjata (alutsista), dan simulasi tempur di Monas pekan depan, dalam rangka HUT TNI ke-80, hal tersebut disampaikan Kepala Pusat Penerangan TNI Brigjen TNI Freddy Ardianzah.

“Kita latihan mulai minggu keempat bulan September 2025,” ujar Brigjen TNI Freddy kepada awak media, Selasa (16/9/2025).

Masih kata Brigjen TNI Freddy, kegiatan ini dalam rangka HUT TNI ke-80 pada Tanggal 5 Okober 2025, dan melibatkan 100 ribu personel TNI dari 3 Matra yakni TNI AD, TNI AL, dan TNI AU, serta Komponen Cadangan (Komcad).

“Nantinya ratusan ribu personel TNI itu akan bertugas dalam simulasi tempur, parade, alutsista, dan pasukan pengamanan kegiatan,” ungkapnya.

Terkait proses latihan yang akan digelar pekan depan, TNI akan berkoordinasi dengan Pemprov DKI, Jakarta, guna memastikan jalanan sekitar Monas, yang akan dipenuhi berbagai kendaraan tempur, dan tetap bisa digunakan masyarakat.

Sekedar informasi, rangkaian perayaan HUT TNI tahun ini, sudah digelar sejak Agustus lalu, dengan kegiataan perlombaan olahraga.

“Selanjutnya kegaiatan pameran TNI pada tanggal 21-22 September 2025, dimana dilaksanakan bakti kesehatan, pembagian sembako, pameran alutsista, dan gelar UMKM,” papar Brigjen TNI Freddy.
(**)