Ini Kata Aster Panglima TNI Saat Munas Ke-X FKPPI

dutainfo.com-Jakarta: Hasil Musyawarah Nasional (Munas) ke-X Generasi Muda Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan Dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI), telah menghasilkan keputusan Shandy Mandela Simanjuntak SH.MH, terpilih sebagai Ketua Umum periode 2021-2026.

Dalam kegiatan Munas FKPPI ke-X ini juga dihadiri Asisten Teritorial Panglima TNI Mayjen TNI Sapriadi.

Dalam kesempatan itu Mayjen TNI Sapriadi, mengatakan Munas merupakan kegiatan pembinaan dalam berorganisasi.

“Melalui Munas ke-X FKPPI akan semakin memperkokoh soliditas dan sinergitas para kader FKPPI dalam bela negara,” ujar Mayjen TNI Sapriadi, pada acara Munas FKPPI ke-X di Golden Ballroom Hotel Sultan Jakarta, Rabu (22/12/2021).

Masih kata Sapriadi, kehadiran FKPPI bagian dari keluarga besar TNI-Polri, dapat bersinergi dan terintegritas dengan seluruh komponen bangsa terutama dalam mempertahankan Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI.

“Saya yakin FKPPI mampu merespon dan menyikapi serta membantu memberikan solusi terhadap kompleksitas permasalahan yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini dan dimasa yang akan datang,” tegas Sapriadi.

Sementara Ketua Umum Generasi Muda KB FKPPI terpilih Shandy Mandela Simanjuntak, mengatakan sebagai organisasi pendukung KB FKPPI dan juga Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP), GM KB FKPPI harus dapat hadir ditengah dunia kepemudaan untuk menjadi role model Bela Negara.

“Kader-kader Generasi Muda KB FKPPI se Indonesia harus dapat menyukseskan visi KB FKPPI dalam rancang bangun bela negara, bahwa pemuda pemudi adalah pilar bangsa dalam menghadapi berbagai ancaman bangsa,” ungkapnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi, Aster Kasad, Aster Kostrad, Aster Kopassus, Aspotmar KASAL, Aspotdirga KASAU, Waaspotdirga KASAU dan Dirbintibmas Korbinmas Baharkam Polri.
(Tim)

Foto: Aster Panglima TNI Mayjen TNI Sapriadi saat menutup Munas FKPPI ke-X di Jakarta (Ist)

Di Perayaan Natal TNI Kerahkan 10.657 Personel Pengamanan

Foto: Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Sebanyak 10.657 personel TNI dikerahkan untuk pengamanan Natal di sebar diseluruh wilayah Indonesia.

“Ya diseluruh wilayah Indonesia permintaan bantuan pengamanan sudah dilakukan bervariasi, tetapi secara total TNI mengerahkan hari ini 10.657 personel,” ujar Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa, saat berada di Gereja Katedral, Pasar Baru, Jakarta Pusat, Jumat (24/12/2021)

Masih kata Jenderal TNI Andika Perkasa, kehadiran saya sebetulnya dalam rangka memantau secara langsung karena memang jajaran TNI kita memberikan bentuan kepada pihak Polri, jadi kami eksekutif saya dengan Kapolri dalam hal pengamanan Natal ini kan Kapolri sebagai penanggung jawab.

“Kami TNI selalu siap membantu kepolisian melakukan pengamanan termasuk pada perayaan Natal hari ini,” ungkapnya.
(Tim)

Polres, Kodim, Dan Walikota Jakbar Kerahkan 2.000 Personel Amankan Nataru 2022

dutainfo.com-Jakarta: Guna pengamanan dan antisipasi Natal dan Tahun Baru 2022, Polres Jakarta Barat, Kodim 0503/JB, Walikota Jakarta Barat, dan Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, melaksanakan apel di Kantor Walikota Jakarta Barat, Kamis (23/12/2021).

Ada empat titik yang menjadi fokus perhatian personel gabungan di Jakarta Barat guna mencegah kerumunan pada saat malam pergantian tahun 2022.

“Ya benar ada 4 titik pertama di Kota Tua, Kedua di CNI, Ketiga ada di Daan Mogot Mall, dan Keempat Pasar Baru, itu menjadi atensi kita,” ujar Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo, kepada awak media, Kamis (23/12).

Masih kata Ady, kawasan Kota Tua nantinya akan ditutup selama malam pergantian tahun 2022, hal tersebut dilakukan guna menghindari kerumunan masyarakat yang dikhawatirkan malah menambah kasus Covid-19.

Selain itu Polres Jakarta Barat,Kodim 0503/JB dan Walikota Jakarta Barat akan menerjunkan sebanyak 2.000 personel gabungan untuk Operasi Lilin Jaya 2021, Operasi ini akan dilaksanakan selama 10 hari kedepan mulai 23 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.

“Ada tiga target yang harus kita dapatkan, pertama pelaksanaan Natal bisa terlaksana hingga aman damai, dan hikmat, kedua situasi kamtibmas kondusif, ketiga karena kita masih pandemi kita bisa mengendalikan Covid, khususnya di Jakarta Barat,” ungkapnya.

Hadir dalam kegiatan apel Pam Nataru yakni, Kapolres Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo, Dandim 0503/JB Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki, Walikota Jakarta Barat Yani Wahyu Purwoko, dan Kajari Jakarta Barat Dwi Agus Arfianto.
(Tim)

Polres,Kodim,Walkot Dan Kejari Jakbar Apel Kesiapan PAM Nataru

dutainfo.com-Jakarta: Guna pengamanan dan antisipasi Natal dan Tahun Baru 2022, Polres Jakarta Barat, Kodim 0503/JB, Walikota Jakarta Barat, dan Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, melaksanakan apel di Kantor Walikota Jakarta Barat, Kamis (23/12/2021).

Ada empat titik yang menjadi fokus perhatian personel gabungan di Jakarta Barat guna mencegah kerumunan pada saat malam pergantian tahun 2022.

“Ya benar ada 4 titik pertama di Kota Tua, Kedua di CNI, Ketiga ada di Daan Mogot Mall, dan Keempat Pasar Baru, itu menjadi atensi kita,” ujar Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo, kepada awak media, Kamis (23/12).

Masih kata Ady, kawasan Kota Tua nantinya akan ditutup selama malam pergantian tahun 2022, hal tersebut dilakukan guna menghindari kerumunan masyarakat yang dikhawatirkan malah menambah kasus Covid-19.

Selain itu Polres Jakarta Barat,Kodim 0503/JB dan Walikota Jakarta Barat akan menerjunkan sebanyak 2.000 personel gabungan untuk Operasi Lilin Jaya 2021, Operasi ini akan dilaksanakan selama 10 hari kedepan mulai 23 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.

“Ada tiga target yang harus kita dapatkan, pertama pelaksanaan Natal bisa terlaksana hingga aman damai, dan hikmat, kedua situasi kamtibmas kondusif, ketiga karena kita masih pandemi kita bisa mengendalikan Covid, khususnya di Jakarta Barat,” ungkapnya.

Hadir dalam kegiatan apel Pam Nataru yakni, Kapolres Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo, Dandim 0503/JB Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki, Walikota Jakarta Barat Yani Wahyu Purwoko, dan Kajari Jakarta Barat Dwi Agus Arfianto.
(Tim)

Kejati NTT Pastikan Oknum Jaksa Yang Ditangkap Satgas 53 Kejagung Sudah Dicopot Jabatanya

Foto: Kasipenkum Kejati NTT Abdul Hakim (Antara)

dutainfo.com-Jakarta: Kejaksaan Tinggi NTT memastikan telah mencopot jabatan Kasi Penyidikan pada Aspidsus Kejati NTT, Kodrat Mantolas, terkait penangkapan oleh tim Satgas 53 Kejagung RI, karena perbuatan tercela.

“Ya benar Kejaksaan Tinggi NTT telah menonaktifkan saudara Kondrat Mantolas dari jabatannya setelah yang bersangkutan diamankan Satgas 53 Kejagung RI,” ujar Kasi Penkum Kejati NTT Abdul Hakim, seperti dikutip Antara, Rabu (22/12/2021).

Masih kata Abdul Hakim, Kejaksaan Tinggi NTT, tidak memberikan toleransi kepada semua jaksa yang melakukan tindakan tercela dan mencoreng citra lembaga.

“Kodrat Mantolas saat ini sedang dalam pemeriksaan Tim Penyidik Kejaksaan Agung,” ungkapnya.

Selain Kodrat Mantolas, tim Satgas 53 Kejagung RI juga mengamankan Direktur PT Sari Karya Mandiri Hemus Taolin.

Keduanya ditangkap Tim Satgas 53 Kejagung RI di Tuak Daun Merah Kota Kupang pada Senin (20/12/2021).
(Tim)