Satreskrim Polres Jakbar Tangkap 3 Pelaku Penyerangan Di Palmerah

dutainfo.com-Jakarta: Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Barat menangkap tiga pelaku penyerangan di kawasan Palmerah, Jakarta Barat yang menyebabkan tewasnya seorang remaja.

Ketiga pelaku yakni BU, GH dan YP. Mereka tampak masih remaja.

“Ketiga pelaku ditangkap setelah berusaha bersembunyi,” kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol M Syahduddi didampingi Wakasat reskrim Kompol Niko Purba saat konferensi pers, Kamis (4/5/2023).

Pelaku berhasil diamankan setelah tim dibawah pimpinan kanit krimum Polres Metro Jakarta Barat Iptu Edi Budi Wibowo dan Kasubnit Jatanras Iptu M Rizky Ali Akbar bergerak cepat mencari pelaku

Dari hasil pemeriksaan terungkap penyerangan yang menyebabkan melayangnya nyawa seorang remaja berinisial MS itu terjadi secara spontan. Syahduddi mengatakan saat kejadian kedua kelompok remaja itu tengah melakukan konvoi.

“Kedua kelompok tersebut bertemu di jalan, kemudian kelompok pelaku melakukan penyerangan,” katanya.

Saat kejadian kelompok pelaku berjumlah lebih banyak dari kelompok korban. Korban yang saat itu berjumlah tiga orang diserang kelompok pelaku yang berjumlah belasan orang.

Syahduddi menjelaskan, korban yang saat itu mengendarai sepeda motor tak berkutik setelah terjatuh. Pelaku melakukan penyerangan dengan menggunakan senjata tajam hingga membuat satu orang tewas.

“Korban mengalami luka sabetan senjata tajam hingga tewas. Sementara teman korban mengalami luka-luka setelah berhasil kabur dari penyerangan,” paparnya.

Hasil pemeriksaan pelaku BU berperan sebagai eksekutor yang membacok korban, pelaku GH berperan melindas korban saat terjatuh, kemudian pelaku YP juga berperan melindas korban.

Atas perbuatannya, ketiga pelaku disangkakan Pasal 170 Ayat (2) ke 3e KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Sebelumnya, seorang remaja tewas bersimbah darah setelah diserang oleh sekelompok orang tak dikenal. Korban diserang secara membabi buta dengan menggunakan senjata tajam (sajam).

Peristiwa naas itu terjadi di Jalan Tomang Raya, Jatipulo, Palmerah, Jakarta Barat pada Kamis (27/4/2023) dini hari.

Kapolsek Palmerah AKP Dodi Abdulrohim mengatakan, penyerangan bermula ketika 3 orang remaja dari kelompok korban hendak melintas di lokasi. Mereka berencana pulang ke rumah.

Namun di tengah perjalanan, ada sekelompok orang tak dikenal diduga berjumlah belasan orang, dari arah belakang mengejar kelompok korban.

“Ada pengendara sepeda motor berjumlah sekitar 9 unit dengan berboncengan mengejar korban dan akhirnya terkejar oleh pelaku, lalu para pelaku melakukan penyerangan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis.

Saat kejadian korban berjumlah 3 orang. Dua korban berboncengan sepeda motor yakni berinisial AGP (17) dan MSG (19), satu lagi IM mengendarai sepeda motor sendiri.

Dody menjelaskan, para pelaku melakukan penyerangan hingga membuat korban AGP dan MSG terjatuh. Keduanya pun diserang secara membabi buta.

“Korban sempat terjatuh dan diserang menggunakan senjata tajam, hingga akhirnya korban berinisial MSG meninggal dunia dan 1 korban lain luka-luka. Sementara 1 korban lain berhasil melarikan diri,” ungkapnya. (Tim)

Polsek Tanjung Duren Bersama Koramil 03/GP Gelar Halal Bihalal Pasca Idul Fitri 1444H

dutainfo.com-Jakarta: guna memperkokoh dan mempererat sinergitas serta meningkatkan silaturahmi, Polsek Tanjung Duren menggelar halal bihalal bersama TNI-Polri dan forkopimcam Grogol Petamburan, Kamis, 4/5/2023.

Kegiatan Halal bihalal tersebut digelar di halaman Mapolsek Tanjung Duren dan dihadiri personel polsek Tanjung duren, koramil 03 GP dan kecamatan Grogol Petamburan

Dalam arahannya Kapolsek Tanjung Duren Polres Metro Jakarta Barat Kompol Muharram Wibisono mengatakan, kegiatan silaturahmi dan Halal Bihalal TNI – Polri dan Forkopimcam bertujuan dalam rangka silahturahmi untuk memperkokoh Sinergitas dan Soliditas Tiga Pilar Kebangsaan.

” Masih dalam suasana Idul Fitri 1444 H, Kami, TNI, Polri dan Forkopimcam Grogol Petamburan melaksanakan kegiatan halal bihalal, dimana pelaksanaan Operasi Kewilayahan Ketupat Jaya 2023 telah berakhir dan berjalan dengan aman kondusif serta lancar.

” Semua ini berkat kolaborasi dalam pelaksanaan tugas secara bersama-sama sehingga pelaksanaan tugas operasi ketupat jaya tahun 2023 berjalan dengan lancar,” ujar Kompol Muharram Wibisono saat di konfirmasi, Kamis, 4/5/2023.

Lanjut Muharram menjelaskan Kegiatan ini juga sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo bahwa sinergitas TNI-Polri bersama pemerintah daerah merupakan kunci sukses dalam menghadapi berbagai ancaman kedaulatan dan kamtibmas.

Soliditas dan Sinergitas TNI-Polri bersama pemerintah daerah harus tetap terjadi, hingga menjadi pondasi yang kuat dalam menjaga keamanan dan stabilitas negara dalam mendukung program pembangunan

” Dengan, terawatnya dan terjaganya sinergitas dan soliditas tiga pilar kebangsaan di wilayah Jakarta Barat khususnya Kec.Grogol Petamburan, sehingga personel dapat saling mengenal dan memiliki rasa toleransi dan sikap saling menghargai yang kuat di jajaran instansi, ” pungkasnya

Terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif dari sinergitas TNI-Polri dan pemerintah daerah mutlak sebagai sumber kekuatan untuk menghadapi segala tantangan

Usai kegiatan halal bihalal dilanjutkan dengan kegiatan ramah tamah.

Sementara Danramil 03/GP Kapten Inf Sriyanto mengatakan kegiatan ini selain halal bihalal, tentunya dapat meningkatkan sinergitas TNI-Polri dalam hal ini khususnya Koramil 03/GP dan Polsek Tanjung Duren. (Hdr/Tim)

Pasca Idul Fitri Kejari Banyuwangi Musnahkan Barbuk Berbagai Tindak Pidana (Hukrim)

dutainfo.com-Jatim: Kejaksaan Negeri Banyuwangi, Jawa Timur, pasca Idul Fitri 1444 H, melaksanakan pemusnahan barang bukti perkara tindak pidana narkotika, tindak pidana kesehatan, tindak pidana umum, serta tindak pidana ringan, yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap (Inkracht).

Pemusnahan barang bukti ini dilakukan di halaman kantor Kejari Banyuwangi, Jl Jaksa Agung Suprapto No 63 Banyuwangi Jawa Timur pada Rabu (3/5/2023).

Adapun pemusnahan barang bukti terdiri dari sabu sebanyak 20,66 gram, ganja 0,97 gram, daun ganja kering 2,88 gram, trihexyphenidil 761 butir, dextro 10 butir, timbangan digital, bong, senjata tajam, gunting, alat kontrasepsi, dadu, dan miras dengan berbagai merk 166 botol.

Pemusnahan barang bukti ini dipimpin Kepala Kejaksaan Negeri Banyuwangi Suhardjono yang dihadiri Kapolres Kota Banyuwangi Kombes Deddy Fuory Millewa, diwakili Kasar Narkoba Kompol Rudy Prabowo, Kasi PB3R Kejari Banyuwangi M Bimo P Nugroho, dan para Kasi Kejari Banyuwangi.

“Pemusnahan barang bukti ini adalah bagian dari penegakan hukum, sesuai dengan salah satu tugas wewenang Kejaksaan di bidang pidana sebagai eksekutor yang melaksanakan penetapan hakim dan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap,” ujar Kajari Banyuwangi Suhardjono, Rabu (3/5/2023).

Sementara Kasi PB3R Kejari Banyuwangi M Bimo P Nugroho, menambahkan pemusnahan Barbuk tindak pidana narkotika, Kesehatan, dak tindak pidana umum, serta tindak pidana ringan ini telah memperoleh kekuatan hukum tetap atau sudah Inkracht.

“Jadi sudah ada kekuatan hukum tetap ya,” tutup Bimo.
(Elw/tim)

Bukan Senpi Tapi Airsoftguns Digunakan Pelaku Tembak Kantor Pusat MUI

dutainfo.com-Jakarta: Polda Metro Jaya melalui Kabid Humas Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, mengatakan senjata pelaku penembakan di kantor pusat Majelis Ulama Indonesia (MUI), di Jakarta Pusat diduga Airsoftguns dan masih didalami pihak kepolisian.

“Dari perkenaanya tidak sama seperti senjata api, jadi ini untuk menekankan bahwasanya ini adalah airsoftguns, namun masih didalami atau proses pembuktian melalui forensik,” ujar Kombes Trunoyudo, Selasa (2/5/2023).

Masih kata Trunoyudo, pihak kepolisian masih mendalami jenis pasti senjata yang dipakai oleh pelaku saat menembak, namun dugaan sementara yang digunakan Airsoftguns.

“Pelaku juga melakukan pengancaman saat melakukan penembakan, karyawan di Kantor MUI mencoba menghindar sehingga tembakan mengarah kepada salah satu pintu dan pintu pecah, jadi scientific forensik masih bekerja guna mendalami ini,” ungkapnya.

Sebelumya pelaku M tewas setelah melakukan penembakan di kantor MUI Pusat di Jakarta Pusat di Jl Proklamasi.

Sementara Jenazah M pelaku penembakan di autopsi di RS Polri Keramat Jati, Jakarta Timur.
(Tim)

Masih Ingat Pamen Polri AKBP Achiruddin Yang Anaknya Aniaya Mahasiswa Kini Dipecat

Foto: AKBP Achiruddin Hasibuan yang di PTDH terkait kasus dugaan anaknya yang melakukan penganiayaan mahasiswa (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Perwira Menengah (Pamen) Polri mantan Kabag Bin Ops Ditnarkoba Polda Sumut AKBP Achiruddin Hasibuan, yang anaknya melakukan penganiyaan terhadap mahasiswa, hasil sidang kode etik menyatakan di jatuhi sanksi PTDH (Pemberhentian Dengan Tindak Hormat) dari dinas polri.

Hal ini dikatakan Kapolda Metro Sumatera Utara Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak.

“Berdasarkan pertimbangan, komisi sidang sudah memutuskan perilaku melanggar kode etik profesi polri, sehingga majelis komisi etik memutuskan untuk dilakukan pemecatan tidak dengan hormat kepada AKBP Achiruddin Hasibuan,” ujar Irjen Pol Panca Putra, dikutip detiknews, Selasa (2/5/2023).

Sidang kode etik digelar pada Selasa 2 Mei 2023, pada pukul 10.00 WIB, di ruang Bidang Propam Polda Sumut.
(Tim)