TNI AL Pecat Anggotanya yang Sekap Warga Sipil

Foto: (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Terlibat penyekapan warga sipil dan penggelapan mobil, anggota Kolinlamil Sertu TKu Zhanni Ilham dipecat dari Kesatuanya.

“Ya tindakan tegas ini agar menjadi pelajaran bagi prajurit lainya di lingkungan Kolinlamil khususnya,” ujar Panglima Kolinlamil Laksda TNI Achmad Rivai pada awak media (24/4).

Sertu Zhanni Ilham sebelumnya pernah ditangkap Polsek Cibarusah, Bekasi, atas dugaan penyekapan dan pengelapan korban, korban disekap oleh Zhanni cs selama 4 hari (13 April-16April 2018), dan akhirnya dibekuk Polisi.

Mendapat informasi ada anggota nya yang ditangkap. Pihak Kolinlamil kemudian menjemput Sertu Zhanni dan memproses hukumnya di peradilan militer.

Laksda TNI Achmad Rivai menegaskan pihaknya tidak akan toleransi terhadap oknum prajurit yang melanggar hukum. Oknum yang melakukan pelanggaran, dan sampai melukai rakyat, akan kita tindak tegas sesuai hukum yang berlaku.

Sanksi pemecatan sertu Zhanni Ilham dari TNI AL tertuang dalam Surat Keputusan Kepala Staf TNI AL (KSAL), Nomor Skep/582/III/2018. Tidak hanya melakukan penyekapan dan penggelapan mobil, Sertu Zhanni ternyata juga Desersi.

Masih tambah Laksda TNI Achmad Rivai, ini merupakan hukuman dari pimpinan terhadap prajurit TNI AL yang melakukan kejahatan pidana.

Upacara pencopotan baju dinas dan atribut TNI AL terhadap Sertu Zhanni dilaksanakan sebagai bentuk peringatan terhadap prajurit lainya agar selalu disiplin dalam menjalankan tugas.

Semua Prajurit diminta dengan tegas agar dapat menjaga nama baik diri sendiri, keluarga serta Kesatuan,tutupnya.
Sementara ditempat terpisah sebelumnya Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, pada saat memberikan arahan pada 3.100 anggota TNI dan Polri di Bandung (21/4), dengan tegas meminta agar prajurit TNI dan Polri tidak sekali-kali menyakiti hati rakyat. (Hdr/tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.