Kejagung Mutasi Pejabat Eselon III diantaranya Kajari Jakarta Barat

dutainfo.com-Jakarta: Guna penyegaran organisasi Kejaksaan Agung RI, melakukan mutasi pejabat setingkat eselon III, dimulai dari Kepala Kejaksaan Negeri, Asisten, Koordinator Kejaksaan Tinggi, dan Kepala Sub Direktorat.

Mutasi dilingkungan Kejaksaan tertuang dalam Keputusan Jaksa Agung Nomor: KEP-IV-528/C/07/2020 tentang Pemberhentian dan Penganngkatan dari dan dalam jabatan struktural di lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia, tanggal 28 Juli 2020.

Dari 149 pejabat eselon III yang dimutasi terdapat Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Barat.

Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Barat Bayu Adhinugroho A, dimutasi sebagai Kepala Sub Direktorat Pertahanan dan Keamanan pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejagung RI, sedangkan penggantinya sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Barat yakni Dwi Agus Arfianto yang sebelumya menjabat Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara (Asdatun), pada Kejaksaan Tinggi Riau.

Selain itu Kepala Kejaksaan Negeri Tanjung Perak, Surabaya Wagiyo juga dimutasi sebagai Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidus) Pada Kejaksaan Tinggi Riau.

Diketahui mutasi ditandatangani Jaksa Agung Muda Pembinaan Bambang Sugeng Rukmono ini merupakan hasil Rapim pada 17 Juli 2020 yang lalu.
(Tim)

Dandim 0503/JB Dan Wakil Walikota Jakbar Audiensi Dengan FKPPI

Foto: Dandim 0503/JB Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki dan Wakil Walikota Jakbar M Zein saat audiensi dengan Organisasi Forum Komunikasi Putra-Putra Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri.

dutainfo.com-Jakarta: Forum Komuniksasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra-Putri TNI-Polri (FKPPI), melaksanakan audiensi dengan Dandim 0503/Jakarta Barat Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki S.I.P dan Wakil Walikota Jakarta Barat M Zein. Audiensi dilaksanakan di Ruang Rapat Walikota Jakarta Barat, Jl Kembangan, Jakarta Barat, Selasa (28/7/2020).

Dihadapan para pengurus organisasi Putra-Putri TNI-Polri, itu Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki menyampaikan bahwa organisasi FKPPI ditingkat Kotamadya Jakarta Barat, sebagai Dewan Pembina adalah Dandim 0503/JB, Kapolres Jakarta Barat, dan Pepabri Jakarta Barat.

Penyampaian dari Danrem 052/Wk Brigjen TNI Tri Budi Utomo, kedepan akan dilakukan pengecekan kembali keorganisasian dari tingkat bawah sampai dengan tingkat pusat.

Dandim Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki menghimbau kepada FKPPI agar dapat lebih bersinergi dan kompak, demi pengabdian pada Bangsa dan Negara.

Peran FKPPI sangat penting dalam rangka membantu pemerintah dan masyarakat, saya selaku Dandim akan berusaha untuk mensupport kegiatan yang dilakukan FKPPI dengan melakukan koordinasi dengan pihak terkait.

Dirinya berharap, “FKPPI harus bisa menjadi kebanggaan dan sebagai pelopor dalam upaya mendorong segenap komponen masyarakat, untuk berpartisipasi secara aktif dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap setiap kegiatan pembangunan daerah/kota, yang dapat memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat yang selanjutnya berdampak kepada kesejahteraan yang lebih baik,” harapnya.

Berbagai keterbatasan saya harapkan tidak menjadi Kendala untuk tidak menjalankan organisasi secara optimal, tetapi justru harus menjadi tantangan yang harus dicarikan solusinya dengan berbagai kreatifitas dan daya inovasi yang tinggi demi keberhasilan organisasi.

“Lakukan kerja sama dan koordinasi dengan semua pihak terkait secara baik dan optimal guna mendukung pelaksanaan tugas-tugas organisasi,” pintanya.

Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Dandim 0503/JB Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki, Wakil Walikota Jakarta Barat M Zein, Danramil 07/Kembangan Kapten Chb Ayomi, Kakesbangpol Kota Adm Jakarta Barat, dan Para Pengurus FKPPI Jakarta Barat. ( Hdr )

Pengacara Djoko Tjandra Jalani Pemeriksaan Di Kejagung RI

Foto: Pengacara Tjoko Tjandra, Anita Kolopaking (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Terkait pertemuan yang viral di media sosial antara pengacara Tjoko Tjandra, Anita Kolopaking dengan Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan Nanang Supriatna, pemeriksa pada Jaksa Agung Muda Pengawasan Kejaksaan Agung RI, memeriksa pengacara Anita Kolopaking.

Pengacara Tjoko Tjandra, Anita Kolopaking, ini dicecar 14 pertanyaan saat diperiksa di Jamwas Kejagung RI, Kebayoran, Jakarta Selatan, Senin (27/7/2020).

Anita mengaku saat diperiksa ditanyai seputar pertemuan dengan Kajari Jakarta Selatan, Nanang Supriatna.

“Ya Alhamdulilah sudah dijawab dengan baik dan semua sudah terjawab dengan pemeriksaan ini dan Insya Allah semua berjalan baik juga,” ujar Anita Kolopaking setelah menjalani pemeriksaan.

Masih kata Anita, pertemuan dengan Kajari Jakarta Selatan Nanang Supriatna adalah hal yang biasa, Pak Nanang adalah mitra, beliau Jaksa, saya adalah profesi sebagai Advokat pertemuan ini hal biasa.

“Pertemuan itu hanya menanyakan ihwal jadwal sidang peninjauan kembali Djoko Tjandra yang tengah berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan,” ungkapnya.

Jadi hal pertemuan dengan pak Nanang hal buat kami hal biasa saya menanyakan soal persidangan, ini tidak ada yang diberitakan lobi-lobi itu apa sih, katanya.

Pemeriksaan oleh Jaksa Agung Muda Pengawasan Kejagung RI ini terkait pertemuan antara Anita Kolopaking dan Kajari Jakarta Selatan Nanang Supriatna yang sempat viral di media sosial.

Sebelumya diberitakan terkait pertemuan Anita dan Nanang ditangani oleh Bidang Pengawasan Kejaksaan Tinggi DKI, Jakarta pada 16 Juli 2020, namun pemeriksaan diambil alih pihak Kejaksaan Agung RI. (Tim)

Operasi Patuh Jaya Di Jakarta Barat Polisi Tilang 287

Foto: Operasi Patuh Jaya 2020 (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Dalam waktu empat hari digelarnya Operasi Patuh Jaya 2020, petugas kepolisian telah menilang 287 pengendara diwilayah Jakarta Barat.

“Ya dalam waktu empat hari tercatat sebanyak 287 pengendara ditilang,” ujar Kasatlantas Polres Jakarta Barat Kompol Purwanta, Senin (27/7/2020).

Masih kata Kompol Purwanta, sebanyak 591 orang pengendara yang terbukti melanggar lalulintas diberikan surat teguran.

“Pelanggaran paling banyak empat hari ini masih didominasi kendaraan lawan arus,” ungkapnya.

Selain itu juga kami menindak 33 pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm.

Untuk pelanggaran stop line Satlantas Jakarta Barat telah menindak 14 pengendara.

Sebelumya diberitakan Polda Metro Jaya menggelar Operasi Patuh selama 14 hari mendatang.
(Tim)

Disaat Apel Wakapolres Jakbar Panggil Personil Peserta Apel Pagi

dutainfo.com-Jakarta: Personel Polres Jakarta Barat, pagi ini melaksanakan apel pagi, terlihat ada pemandangan yang sedikit berbeda dari apel biasanya, Senin (27/7/2020).

Tampak sejumlah personel terlihat dipanggil ke depan pengambil apel pagi ini dipimpin oleh Wakapolres Jakarta Barat AKBP Rusdi Permana Suryanegara Sik.

Tentunya dipanggil kedepan para peserta apel tidak lain bukan karena suatu pelanggaran, namun diberikan bentuk rewards (penghargaan), atas kinerja yang berhasil di toreh oleh anggota tersebut ujar Wakapolres Jakarta Barat AKBP Rusdi Pramana Suryanegara.

“Ini merupakan bentuk perhatian atas kinerja dan dedikasinya anggota yang memang layak dan patut untuk menerima penghargaan langsung dari Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Audie S Latuheru, ujarnya.

Adapun anggota yang menerima penghargaan diantaranya Kanit Intelkam Polsek Palmerah Iptu Imam Santoso yang diwakili Kapolsek Palmerah Kompol Supriyanto yang berhasil menggalang massa demo, Unit 1 Narkoba Polres Jakbar AKP Arief Purnama Oktora, Iptu Anggoro Winardi, Ipda Endang Mulyadi, dan personel Unit 1, atas keberhasilan dalam mengungkap peredaran gelap narkoba jenis sabu sebanyak 2,5 kg, Unit 3 Sat Narkoba Polres Jakbar AKP Fiernando Ardiansyah dan Ipda Ari berserta anggotanya berhasil mengungkap dan mengagalkan peredaran pil ekstasi sebanyak 1200 butir, Jatanras Polres Jakbar yang dipimpin Kanit Krimum AKP Dimitri Mahendra bersama anggotanya berhasil mengungkap kasus perampokan Indomaret yang sempat viral beberapa hari lalu, Tim Resmob AKP Hasoloan dan Kasubnit Rezkynurharis bersama anggota nya berhasil mengungkap kasus jambret viral diwilayah Tamansari, Unit Reskrim Polsek Kembangan AKP Nickopurba bersama anggota berhasil mengungkap kasus pelaku tawuran dan Tim Pemburu Preman pimpinan Ipda Saman dan anggota yang berhasil mengungkap pelaku perjudian koprok yang merespon cepat atas laporan warga.

Selanjutnya para anggota yang menerima penghargaan tersebut diberikan reward dan diajukan untuk menerima penghargaan dari pimpinan.
(Elw/Hdr)