Dalam Satu Bulan Polres Jakbar Tangkap 7 Orang Pengedar Narkoba

Foto: (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Satuan Reserse Narkoba Polres Jakarta Barat, dalam satu bulan, berhasil mengamankan 7 orang pengedar narkoba.

Selain mengamankan para tersangka, polisi juga berhasil menyita barang bukti 27,5 Kg sabu, 18 ribu butir pil ekstasi dan 26,7 kg ganja.

“Ya benar tujuh tersangka ditangkap di 4 lokasi berbeda ada di Bogor, di Jakarta Selatan, kemudian di Hotel Palembang, dan ruang genset hotel di Setiabudi, Jakarta Selatan,” ujar Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol M Syahduddi kepada awak media, Jumat (2/2/2024).

Adapun inisial ke 7 tersangka adalah JF, DR, MR, ZF, AD, JM, dan AR, ketujuh tersangka ini merupakan pengembangan kasus sebelumya, ketika polisi menangkap bandar berinisial LH dengan barang bukti 30 kg sabu.

Tersangka LH ini diamankan pada akhir 2024, saat dia akan mengedarkan narkoba untuk pergantian malam tahun baru.

“Dari hasil pengembangan itu tim Satresnarkoba Polres Jakarta Barat menangkap pria di Kembangan Jakarta Barat,” ungkap Kombes Syahduddi.

Selanjutnya tim yang dipimpin Kasat Narkoba Polres Jakarta Barat AKBP Indrawienny Panjiyoga melakukan penyelidikan hingga menangkap tersangka JF di Ciampea, Bogor dari tersangka JF turut disita 9 paket sabu seberat 9 kg.

“Dari ungkap kasus tersebut, kami berhasil mendapatkan informasi dari saudara JF ini, selanjutnya tim bergerak melakukan penyelidikan di rumah Jl Pegadengan Timur Raya, Pancoran, Jakarta Selatan dan berhasil mengamankan pelaku DR dan MR dengan barang bukti 4 paket sabu dengan berat 4 kg, sehingga dari hasil sebelumya total kami berhasil mengamankan 13 kg,” kata Kombes Syahduddi.

Tak puas dengan hasil tangkapan, selanjutnya tim kemudian melakukan pengembangan ke Palembang, Sumatera Selatan, disana, tim mengamankan 3 tersangka lainya, berinisial ZF, AD dan JM.

Dari hasil pemeriksaan terhadap 3 pelaku, bahwa barang tersebut disimpan di kamar hotel di daerah Palembang berupa 14,5 kg sabu dan 18.000 pil ekstasi.

“Jadi menurut pelaku barang haram itu akan dikirim ke Jakarta,” paparnya.

Kembali dari hasil pengembangan, tim terus melakukan penangkapan tersangka AR di hotel kawasan Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, dari tersangka AR ini tim, berhasil mengamankan ganja 26,7 kg.

Kapolres Jakarta Barat Kombes Syahduddi, mengatakan pihaknya akan berkomitmen guna pemberantasan narkoba, sebab narkoba adalah musuh bersama.

“Masyarakat apabila menemukan atau mendapat informasi peredaran gelap narkoba segera laporkan pada kami,” tegasnya.
(Tim)

Tim Opsnal Polres Tangerang Ungkap Kasus Penyalahgunaan BBM

Foto: (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Kasus penyalahgunaan BBM jenis Pertalite dengan memodifikasi tangki kendaraan, berhasil diungkap Tim Opsnal Polres Tengerang.

Satu pelaku berinisial AH diamankan tim Opsnal Polres Tangerang setelah mengisi Pertalite di SPBU.

“Ya benar tim Opsnal Polres Tengerang mengungkap kasus penyalahgunaan BBM di SPBU Kecamatan Rajeq yang dipimpin Iptu Prasetya Bima Praelja,” ujar Kasat Reskrim Polres Tangerang Kompol Arief Nazarudin Yusuf, Kamis (1/2/2024).

Masih kata Kompol Arief, tim Opsnal berada di TKP kemudian membuntuti mobil tersebut yang pergi menuju lokasi rumah yang berada di Taman Raya Rajeq, Desa Mekarsari, Rajeq.

“Saat petugas mendekati mobil sasaran, pengemudi sedang memompa BBM jenis Pertalite dari tangki mobil, dia menampung di galon bekas air mineral yang disembunyikan di bangku depan,” ungkapnya.

Selanjutnya tim Opsnal Krimsus melakukan pengecekan terhadap mobil tersebut dan didapati bahwa tangki mobil tersebut sudah dimodifikasi.

“Tim Opsnal selanjutnya menginterogasi pemilik mobil bernama AH dari situ terungkap AH membeli BBM Pertalite menggunakan tangki modifikasi guna menampung 200 liter Pertalite,” jelasnya.

Tersangka AH beserta barang bukti diamankan ke Polresta Tangerang guna penyelidikan lebih lanjut.
(Tim)

Rumdis Bupati Sidoarjo Di Geledah Tim KPK

dutainfo.com-Jakarta: Tim KPK geledah rumah dinas Bupati Sidoarjo Jawa Timur Ahmad Muhdlor Ali, dari penggeledahan ini Tim KPK menyita dokumen terkait dengan pajak Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.

“Ya benar ada penggeledahan rumah dinas Bupati Sidoarjo,” ujar Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri, Rabu (31/1/2024).

Masih kata Ali Fikri, penyidik KPK berhasil menyita dokumen terkait pajak, dan ada juga bukti elektronik.

Sebelumya KPK telah menetapkan Kasubag Umum dan Kepegawaian Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD) Sidoarjo, Siska Wati sebagai tersangka pemotongan insentif ASN dengan total Rp 2,7 miliar.

Sebelumya juga KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Sidoarjo Jawa Timur pada 25 Desember 2023, sebanyak 11 orang diamankan dalam OTT ini.
(**)

Polsek Cengkareng Bersama Bawaslu Tertibkan Alat Peraga Kampanye

dutainfo.com-Jakarta: Polsek Cengkareng bersama dengan 3 Pilar Cengkareng, Bawaslu dan PPK melaksanakan penertiban Alat Peraga Kampanye (APK) di sejumlah tempat di wilayah Cengkareng Jakarta Barat, Selasa, 30/1/2024.

Sebelum dilakukan penertiban terlebih dahulu dilaksanakan apel konsolidasi di kantor kecamatan Cengkareng, sebanyak 48 personel gabungan dilibatkan

Kapolsek Cengkareng Kompol Hasoloan Situmorang mengatakan, Dalam penertiban alat peraga kampanye (APK) terdapat sebanyak 204 yang telah ditertibkan oleh 3 Pilar Cengkareng Bawaslu dan PPK

” 204 alat peraga kampanye tersebut telah rusak maupun roboh sehingga harus ditertibkan agar tidak mengganggu maupun membahayakan masyarakat saat melintas,” ujar Hasoloan Situmorang saat dikonfirmasi, Rabu, 31/1/2024.

Sementara dikesempatan yang sama camat Cengkareng Bp Ahmad Faqih menjelaskan, dalam penertiban alat peraga kampanye (APK) tersebut dilaksanakan dibeberapa wilayah

” Kami tertibkan alat peraga kampanye (APK) dan spanduk kampanye ini diantaranya di jalan Outer Ring Road dan Jalan Daan Mogot Jakarta Barat,” ucapnya

Upaya ini dilakukan untuk menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat serta memastikan bahwa alat peraga kampanye tidak mengganggu kelancaran lalu lintas dan kenyamanan serta keselamatan warga masyarakat, tutupnya. (Tim)

Polsek Tanjung Duren Gelar Apel Bersama 3 Pilar, PPSU Dan Panwascam Penertiban APK Pemilu 2024

dutainfo.com-Jakarta: Polsek Tanjung Duren bersama tiga pilar Kecamatan Grogol Petamburan, FKDM, PPSU, dan Panwascam, menggelar apel dalam rangka penertiban alat peraga kampanye (APK) Pemilu 2024, Selasa, 30/1/2024 malam.

Apel tersebut dilaksanakan di halaman kantor kecamatan Grogol Petamburan Jakarta Barat jl Tanjung Duren Barat IV Jakarta Barat

Tindakan ini merupakan respons atas laporan masyarakat terkait Alat Peraga Kampanye (APK) yang dinilai mengganggu dan membahayakan.

Dalam apel tersebut, sebanyak 95 personel gabungan terlibat, yang terdiri dari 11 personel Polsek Tanjung Duren, 35 personel Satpol PP, 7 personel Dishub, 7 personel Binamarga, 9 personel Panwascam, 3 personel PPK, 21 personel PPSU, dan 2 perwakilan partai politik dari PKS.

Kapolsek Tanjung Duren Polres Metro Jakarta Barat Kompol Muharram Wibisono mengatakan, Perapihan APK Pemilu 2024 melibatkan kerjasama tiga pilar, FKDM, dan PPSU, didukung oleh surat rekomendasi dari Panwas Kecamatan Grogol Petamburan.

“Kami berkolaborasi bersama unsur terkait untuk melaksanakan penertiban terkait Perapihan APK Pemilu 2024 yang dinilai mengganggu dan membahayakan,” ujar Kompol Muharram Wibisono saat dikonfirmasi, Rabu, 31/1/2024.

Di kesempatan yang sama Camat Grogol Petamburan Bp Agus Sulaeman menjelaskan apel dalam rangka perapihan alat peraga kampanye (APK) Pemilu 2024, Peserta pemilu turut hadir dalam kegiatan ini sebagai wujud partisipasi mereka.

Apel diikuti oleh perapihan APK Pemilu 2024 di beberapa lokasi strategis, meliputi rute Jln. Arjuna – Jln. S. Parman – TL. Tomang – Jln. Tomang Raya – Jln. Salak Masir – Jln. Daan Mogot – Jln. Tubagus Angke – Jln. Sekretaris – Jln. Tanjung Duren Utara IV – Jln. Latumenten – Jln. Makaliwe – Jln. Kiyai Tapa.

Lanjut Agus menjelaskan, Setelah diangkat dari lokasi APK, alat peraga kampanye tersebut akan disimpan di kecamatan, yang kemudian akan dibuatkan Berita Acara sebagai bukti resmi.

“Seluruh proses perapihan dilakukan dengan dokumentasi yang lengkap,” ucapnya

Dengan langkah-langkah preventif ini, diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang kondusif dan aman dalam menghadapi Pemilu 2024, memberikan rasa nyaman bagi masyarakat, dan menjaga ketertiban di wilayah Kecamatan Grogol Petamburan. (Tim)