Mantan Pejabat Regional III Perumnas DKI,di Tahan Kejari Jaktim

Dutainfo.com- Jakarta: Mantan pejabat di regional III perumnas DKI berinisial MG(60),telah ditahan Kejaksaan Negeri Jakarta Timur.

Kepala Seksie Pidana Khusus (Pidsus) pada Kejari Jaktim,Sylvia Desti Rosalina,mengungkapkan tersangka MG dilakukan karena yang bersangkutan terbukti melakukan dugaan korupsi terkait pembebasan lahan proyek Kanal Banjir Timur(KBT) sehingga negar dirugikan 1,2 milyar.

Masih ungkap Sylvia,tersangka MG ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi setelah tim Pidsus melakukan serangkaian pemeriksaan yang panjang terhadap dirinya,Selasa (4/2),akhirnya MG kami tahan,dimana sebelumnya pada 22 November 2013,kami juga telah menahan mantan manajer cabang Jakarta PT.

Perumnas,Hilman Munaf,dan para pelaku akan dijerat Pasal 2 Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi,dengan ancaman pidana 20 tahun penjara,tegas Sylvia. (Tim)

Sambut Tahun Baru Imlek 2565 Warga TiongHoa Jakarta Umbar Kembang Api

Dutainfo.com-Jakarta: Warga keturunan (Tionghoa) Jakarta sambut Tahun Baru Imlek 2565,semarakan langit jakarta dengan warna-warni beragam kembang api,tepat pukul 24.00 WIB.

Umbaran pesta kembang api terlihat di langit Jakarta mulai malam hari,Kamis(30/1),hingga menunggu detik-detik Jam 24.00 WIB, seperti terlihat gambar-gambar dibawah ini yang diabadikan Investigasi dutainfo.com (iyl)

image

image

image

Narkoba Itu Jebakan Pihak Tertentu Sebut Akil Mochtar

Dutainfo.com-Narkotika dan obat-obat terlarang yang ditemukan penyidik KPK di ruang kerja Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi(MK) Akil Mochtar,dibantah miliknya Akil mengatakan bahwa temuan narkoba itu adalah usaha dari pihak tertentu yang inggin menjebaknya.

Saya merasa ini dijebak,lha kan saya tidak ada disana sewaktu pengeledehan ruangan kerja saya tiba-tiba ada narkoba itu berbau politis semua.ungkap Akil usai bersaksi dalam sidang Hambit Bintih,Chairun Nisa dan Cornelius Nalau,kepada awak media di pengadilan Tipikor,Jakarta,Kamis(30/1).

Ketika ditanya oleh wartawan siapa yang menjebak,mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini malah meminta kepada wartawan untuk menanyakan kepada penyidik.tanya sama mereka narkoba siapa itu,tutup Akil.(Ags/tim)