Kasi Penkum Kejati DKI, Jakarta, Polda Metro Jaya Kirim SPDP Ke Kejati DKI, Terkait Judol Di Komdigi

Foto: Kejaksaan Tinggi DKI, Jakarta (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Kejaksaan Tinggi DKI, Jakarta, telah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) terkait kasus mafia pembuka blokir website judi online (Judol), dari penyidik Polda Metro Jaya.

“Ya benar Polda Metro Jaya telah melakukan proses pengiriman SPDP ke Kejati DKI, tevgrkait kasus mafia pembuka blokir website judi online, dan adanya beberapa oknum pegawai Komdigi yang terlibat,” ujar Kasi Penkum Kejati DKI, Jakarta Syahron Hasibuan, kepada awak media, Jumat (12/12/2024).

Masih kata Syahron, terkait dengan kurang lebih 7 atau 9 orang yang posisinya selaku ASN Komdigi yang telah ditetapkan oleh penyidik Polda Metro Jaya, itu kami lagi lakukan penunjukan P16 namanya.

“Dalam penanganan judi online, ini Kepala Kejaksaan Tinggi DKI, Jakarta telah memberikan arahan sebagai salah satu kasus yang diprioritaskan dengan terus melakukan pemantauan pada setiap proses dalam kasus ini,” ungkapnya.

Selanjutnya masih kata Syahron, nanti kalau berkas sudah sampai di Kejati DKI, Jakarta, kami akan informasikan kembali, misalnya, itu bisa dinyatakan P21 atau alat-alat bukti yang harus dipenuhi penyidik.

Sebelumnya di beritakan Polda Metro Jaya telah mengamankan 26 orang tersangka di kasus judi online, 9 orang adalah pegawai Komdigi dan 1 orang lainya staf ahli Komdigi.

Empat orang sebagai bandar yakni A,BN,HE, dan J (DPO), selain itu 7 orang berperan sebagai agen pencari website judi online, yakni berinisial B, BS, HF, BK, JH(DPO), F (DPO), dan C (DPO).

Adapun yang berperan sebagai pengepul list website Judol sekaligus penampung uang setoran dari agen yakni A, dan DM, dan tersangka yang bertugas memverifikasi website Judol yakni AK dan AJ.

Kesembilan orang tersangka dari pegawai Komdigi yakni DI, FD, SA, YR, YP, RP, AP, RD, dan RR yang berperan melakukan pemblokiran, serta tersangka D dan E berperan melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dan seorang lagi yang berperan merekrut para tersangka yakni berinisial T.
(**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.