Dutainfo.com- Jakarta: Kejaksaan Agung telah memeriksa oknum Jaksa yang meminta uang 10 milyar pada Direktur Operasional PT Mapna Indonesia. Moh Bahalwan,terkait penetapan tersangka kasus LTE Major Overhouls Gas Turbine 2.1 dan 2.2,di Belawan Medan,Sumut. Jaksa Agung Basrief Arief mengatakan bahwa pihaknya telah memerintahkan Jaksa Agung Muda Pengawasan(Jam Was),untuk melakukan pemeriksaan terhadap jaksa JIB yang diduga memeras 10 milyar,namun Jam Was belum bisa menuntaskan kasus tersebut dikarenakan masih menunggu nomor telepon yang mengirim ancaman ke handphone Bahalwan.
Basrief meminta tolong agar diberi data selengkap lengkapnya,tolong dikasih nomor pemilik telpon yang kirim SMS guna pelacakan,akan tetapi hingga saat ini kita belum dapat,ungkap nya,kepada awak media di Pusdiklat,Ragunan Jakarta Selatan,(10/2).
Direktur Operasional PT Mapna Indonesia Moh Bahalwan mengatakan bahwa dirinya pernah menerima SMS dari Jaksa JIB,Senin(27/1) yang lalu berisikan permintaan uang sebesar 10 milyar untuk ditransfer ke Bank Mandiri dengan no rekening 133 000 480 2856 atas nama Janto Dermando sebelum pukul 12.00WIB,jika tidak mau dirinya di jadikan tersangka. (Tim)